120 Siswa SD Ikuti FLS3N Bireuen 2026, Kepala Disdikbud Ingatkan Juri Jangan Pilih Kasih

Penulis: Alfian Batubara  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 18:04:06 WIB
siswa SD mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Bireuen 2026.

BIREUEN — Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD tingkat Kabupaten Bireuen resmi dimulai, Selasa (19/5/2026). Ajang tahunan yang digelar Disdikbud Bireuen ini diikuti 120 talenta muda utusan dari 10 Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) di kabupaten tersebut.

Mereka bertanding dalam tujuh cabang lomba: menulis cerita, menyanyi solo, mendongeng, pantomim, tari, gambar bercerita, dan kriya. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 19–20 Mei 2026, di lima lokasi berbeda di kompleks Disdikbud Bireuen.

Juri Diminta Objektif, Jangan Kenal Lalu Dimenangkan

Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala Disdikbud Bireuen Muslim menekankan integritas dewan juri. Ia secara tegas meminta agar penilaian dilakukan murni berdasarkan kemampuan anak tanpa intervensi atau pilih kasih.

“Juri harus memegang teguh sportivitas untuk suksesnya kegiatan ini. Jangan karena sudah kenal maka dimenangkan, itu bisa membuat bakat mereka terhambat. Sudah capek berlatih dan berjuang mereka dikalahkan, padahal mereka punya kemampuan dalam berkreasi,” tegas Muslim.

Pesan itu disampaikan di hadapan 84 pendamping yang turut hadir dalam seremoni pembukaan. Muslim juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah lolos seleksi di tingkat KKKS masing-masing.

Bukan Soal Menang-Kalah, Tapi Pengalaman dan Keberanian

Muslim mengingatkan para peserta untuk tidak menjadikan kemenangan sebagai tujuan utama. “Menang ataupun belum menjadi juara bukanlah tujuan utama. Namun pengalaman, keberanian, dan proses belajar yang kalian peroleh hari ini merupakan bekal berharga untuk masa depan,” tuturnya.

Ia juga meminta dukungan penuh dari guru dan orang tua untuk mengembangkan bakat anak. Menurutnya, guru dan orang tua memegang peranan kunci agar potensi anak tidak berhenti akibat kurangnya pendampingan.

Penjaringan Bakat dan Seleksi ke Tingkat Provinsi

Ketua panitia Khairul Mursalin menjelaskan bahwa FLS3N ini merupakan wadah penjaringan bakat dan potensi siswa di bidang seni dan sastra sekaligus sarana silaturahmi antar sekolah di Bireuen. Kegiatan ini didasarkan pada program kerja sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

“Tujuannya mengembangkan potensi, bakat, minat, dan kreativitas peserta didik di bidang seni dan sastra, menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat, sportif, dan bertanggung jawab, serta menyeleksi peserta didik yang berprestasi untuk mewakili sekolah pada ajang FLS3N tingkat berikutnya,” ujar Khairul.

Juara pertama setiap cabang lomba berhak mewakili Kabupaten Bireuen di FLS3N Tingkat Provinsi Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Sebanyak 20 juri yang berkompeten di bidang masing-masing dilibatkan dalam ajang ini.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: kabarbireuen.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top