BANDA ACEH — Perwira menengah Polda Aceh kembali mencatat prestasi akademik. Kompol Marzuki, yang sehari-hari memimpin Satuan Samapta Polresta Banda Aceh, berhasil meraih gelar doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Syiah Kuala (USK).
Pria yang kini bergelar Kompol Dr. Marzuki, S.H., M.Si itu dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Sidang promosi doktor digelar di kampus USK pada Rabu (20/5/2026).
Dalam sidang terbuka, Kompol Marzuki mempresentasikan disertasi berjudul “Analisis Kinerja Polda Aceh Dalam Meningkatkan Kepercayaan dan Kepuasan Masyarakat Dengan Citra dan Pelayanan Kepada Masyarakat Sebagai Variabel Mediasi.”
Penelitian ini mengupas bagaimana citra institusi dan kualitas pelayanan menjadi jembatan antara kinerja kepolisian dengan tingkat kepercayaan masyarakat. Tiga promotor membimbingnya: Prof. Dr. Mukhlis, S.E., M.S. (promotor utama), Prof. Dr. Mahdani, S.E., M.M., dan Prof. Dr. Muhammad Adam, S.E., M.B.A., C.M.A.
Keberhasilan ini dinilai istimewa karena diraih di tengah padatnya tugas sebagai Kasat Samapta. Satuan Samapta Polresta Banda Aceh bertanggung jawab atas pengamanan kota, penanganan unjuk rasa, dan patroli skala besar — tugas yang menuntut kesiapan 24 jam.
Meski demikian, perwira berpangkat komisaris polisi itu mampu membagi waktu antara tanggung jawab operasional dan studi doktoral. Ia menjalani perkuliahan dan riset di luar jam dinas, termasuk di akhir pekan.
Capaian akademik ini diharapkan memotivasi personel Polri lainnya bahwa pengabdian dan pendidikan dapat berjalan beriringan. Kompol Marzuki membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah adalah kunci di tengah kesibukan sebagai insan Bhayangkara.
Polda Aceh terus mendorong anggotanya meningkatkan kompetensi, baik di bidang teknis kepolisian maupun akademik. Gelar doktor yang diraih Kompol Marzuki menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam mencetak perwira yang cerdas dan profesional.