Bupati Bireuen Motivasi 20 Kepala Puskesmas, Minta Kapus Tinggal di Puskesmas Demi Layanan Prima

Penulis: Alfian Batubara  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:37:31 WIB
Bupati Bireuen memanggil 20 kepala puskesmas untuk membahas peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar.

BIREUEN — Bupati Bireuen, H Ir Mukhlis ST, memanggil 20 kepala puskesmas dalam sebuah pertemuan di ruang zoom pendopo, Jumat (17/7) sore. Pertemuan itu digelar sebagai respons atas berbagai laporan yang masuk ke mejanya terkait pelayanan kesehatan yang tidak standar di sejumlah puskesmas.

Didampingi Wakil Bupati Ir Razuardi MT, Mukhlis menegaskan bahwa seluruh puskesmas harus segera berbenah. Ia mengaku kerap mendengar keluhan soal dokter yang tidak standby saat dibutuhkan, terutama pada malam hari.

Instruksi Bupati: Kapus Wajib Tinggal di Puskesmas

Salah satu instruksi paling tegas yang keluar dari pertemuan itu adalah kewajiban bagi kepala puskesmas untuk tinggal dan menetap di puskesmas. Menurut Mukhlis, keberadaan Kapus di lokasi 24 jam akan membuat sistem pelayanan lebih mudah dikontrol.

“Kita akan membenahi situasi ini, menurut kami sudah saatnya Kapus tinggal dan menetap di Puskesmas, agar lebih efektif dalam mengelola sistem pelayanan yang baik,” ujar Mukhlis dalam keterangan yang diterima media, Sabtu (18/7).

Tekan Rujukan ke RSU dr Fauziah, Puskesmas Rawat Inap Diminta Tak Serta Merta Merujuk

Bupati juga menyoroti membludaknya pasien di Unit Gawat Darurat (UGD) RSU dr Fauziah dan rumah sakit swasta di Bireuen. Ia meminta puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap untuk tidak serta merta merujuk pasien ke rumah sakit.

“Kecuali jika kondisinya memang parah dan butuh penanganan intensif,” tegasnya. Kebijakan ini diharapkan bisa mengurangi beban rumah sakit rujukan sekaligus mengoptimalkan fungsi puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.

Pesan untuk Kapus di Pedalaman: Tetap Jaga Semangat

Kepada para kepala puskesmas yang bertugas di kawasan pedalaman, Mukhlis berpesan agar tetap menjaga semangat. Ia menyebut mereka sebagai sosok berkualitas yang pasti mampu memajukan puskesmas di wilayah masing-masing.

“Kita harus mampu bekerja keras, melayani rakyat dengan sepenuh hati, menciptakan rasa kepercayaan dan optimis masyarakat, bahwa setiap petugas di unit pelayanan ini benar-benar dapat menyahuti kebutuhan masyarakat, untuk memperoleh penanganan medis terbaik,” ungkapnya.

Pertemuan ini menjadi sinyal bahwa Pemkab Bireuen mulai serius membenahi layanan kesehatan dasar dari tingkat paling bawah. Dengan instruksi Kapus tinggal di puskesmas dan pengendalian rujukan, warga diharapkan mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan merata.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: metroaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top