ACEH — Informasi terbaru dari pembocor Mystic Leaks memberikan gambaran awal tentang lini Pixel 11 dan Pixel 11a. Untuk seri tertinggi, Google disebut telah menyempurnakan sistem face unlock di Pixel 11. Seorang sumber menyatakan pengalaman membuka kunci akan terasa "lebih cepat, lebih aman, dan akurat dalam cahaya redup" dibandingkan pendahulunya.
Sebelumnya, Pixel 11 dirumorkan akan mengadopsi face unlock berbasis sensor inframerah (IR). Namun, pada Mei lalu, Mystic Leaks mengklaim bahwa komponen hardware tersebut "belum siap untuk dirilis."
Sayangnya, bocoran hari ini tidak menjelaskan apakah peningkatan ini murni dari sisi algoritma perangkat lunak atau hardware IR sudah benar-benar siap dipasang. Jika hanya mengandalkan software, sulit membayangkan kamera depan biasa bisa mengatasi minimnya cahaya tanpa bantuan sensor khusus.
Untuk ponsel kelas menengah, Pixel 11a dengan nama kode "Formosan" disebut-sebut akan menjadi yang pertama menggunakan chip Tensor G6. Langkah ini berbeda dari Pixel 10a yang masih memakai chip generasi sebelumnya karena biaya produksi Tensor G5 yang dinilai terlalu mahal.
Bocoran spesifikasi lainnya meliputi:
Pixel 11a rencananya hadir dalam empat varian warna: Obsidian (hitam), Fog (silver), Olive (hijau), dan Frost (ungu). Ponsel ini diperkirakan meluncur pada Maret 2027.
Menariknya, Mystic Leaks juga sudah membocorkan nama kode untuk penerusnya, yakni Pixel 12a dengan nama "marmoset" (sejenis monyet). Ini menandakan bahwa Google sudah mulai merencanakan lini A-series beberapa tahun ke depan.
Bagi pengguna yang menunggu Pixel 11a, bocoran ini menunjukkan Google akan menghadirkan lompatan chip yang signifikan dari generasi sebelumnya. Namun, pengorbanan pada kapasitas baterai—meski tipis—perlu dicermati, terutama jika efisiensi Tensor G6 tidak mampu mengimbangi pengurangan daya. Sementara itu, peningkatan face unlock di Pixel 11 bisa menjadi daya tarik utama, asalkan benar-benar diimplementasikan secara hardware. Kita tunggu konfirmasi resmi dari Google pada peluncuran tahun depan.