Gunung Semeru Erupsi Lagi Minggu Malam, Kolom Abu Capai 500 Meter

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Senin, 14 September 2026 | 19:34:31 WIB
Gunung Semeru erupsi dengan kolom abu setinggi 500 meter mengarah ke utara.

ACEH — Erupsi terbaru Gunung Semeru terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 117 detik. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke utara.

Data tersebut melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia.

Rekor Letusan Semeru Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 4.622 letusan gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru menempati posisi teratas dengan 1.805 kali letusan.

Artinya, lebih dari sepertiga aktivitas vulkanik nasional tahun ini berasal dari satu gunung di Jawa Timur tersebut. Frekuensi 51 kali dalam sepekan terakhir menunjukkan ritme erupsi yang masih tinggi.

Pantauan Kegempaan Siang Hingga Sore

Pengamatan kegempaan pada 13 September 2026 pukul 12.00-18.00 WIB mencatat 26 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-25 milimeter dan lama gempa 61-375 detik.

Selain itu, terpantau 5 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-6 milimeter dan lama gempa 35-74 detik. Tercatat pula 5 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-9 milimeter dan lama gempa 61-98 detik.

Zona yang Dilarang untuk Aktivitas

PVMBG mengimbau agar tidak ada aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat diminta tidak beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Kawasan ini berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Yang Perlu Dipahami Pendaki dan Warga Sekitar

Status Level III (Siaga) yang masih melekat pada Semeru berarti aktivitas vulkanik berada di atas normal. Bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak, kewaspadaan terhadap lahar hujan tetap diperlukan.

Pendaki dan wisatawan yang berencana ke kawasan Semeru sebaiknya menunda perjalanan sampai status diturunkan. Informasi terkini soal aktivitas gunung bisa dipantau langsung melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau kanal resmi PVMBG.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top