ACEH — Federasi Sepakbola Turki (TFF) dikabarkan menjajaki pendekatan kepada Didier Deschamps untuk menjadi pelatih anyar Timnas Turki. Langkah itu muncul setelah Vincenzo Montella gagal membawa Turki bersaing di Piala Dunia 2026, di mana Ay-Yildizlilar terpuruk di dasar Grup D dengan hanya tiga poin dari dua kekalahan dan satu kemenangan.
Kabar ketertarikan TFF terhadap Deschamps pertama kali dilaporkan media Tribuna. Deschamps kini berstatus menganggur setelah meninggalkan Timnas Prancis selepas Piala Dunia 2026. Ia mengakhiri pengabdian 14 tahun sebagai juru taktik Les Bleus.
Posisi Montella belum resmi dicopot hingga kini. Namun, hasil buruk di Piala Dunia 2026 membuat kursinya goyah. Pelatih asal Italia itu dinilai belum mampu meramu potensi pemain-pemain Turki yang berkembang di liga top Eropa.
Turki datang ke Piala Dunia 2026 dengan label kuda hitam. Skuad Ay-Yildizlilar dihuni pemain-pemain yang bersinar di kompetisi elite Eropa, mulai dari Kenan Yildiz, Arda Guler, Hakan Calhanoglu, Zeki Celik, hingga Ferdi Kadioglu.
Ekspektasi tinggi itu berbanding terbalik dengan hasil di lapangan. Turki menutup fase grup sebagai juru kunci Grup D. Dua kekalahan dan satu kemenangan hanya menghasilkan tiga angka.
Deschamps menangani Prancis sejak 2012 dan tercatat sebagai pelatih terlama yang menakhodai Les Bleus. Selama periode itu, ia mempersembahkan gelar Piala Dunia 2018 dan Nations League 2021.
Prancis juga dua kali melaju ke final di bawah Deschamps, yakni Euro 2016 dan Piala Dunia 2022. Keduanya berakhir dengan status runner-up. Pada turnamen terakhirnya, Deschamps mengantar Tim Ayam Jantan finis di peringkat keempat Piala Dunia 2026.
Pendekatan kepada Deschamps tidak bisa dilakukan terburu-buru. Deschamps disebut masih ingin beristirahat dari dunia kepelatihan usai meninggalkan Prancis.
Meski begitu, peluang mantan kapten timnas Prancis itu kembali ke bangku cadangan tetap terbuka. Tawaran yang menarik secara proyek dan finansial bisa mengubah pikirannya.
Jika negosiasi dengan Deschamps menemui jalan buntu, TFF kemungkinan mengeksplorasi opsi lain. Keputusan soal masa depan Montella diperkirakan bergantung pada hasil pembicaraan dengan kandidat pengganti.