Bupati Nagan Raya Peusijuk 170 Calon Haji, Jamaah Tertua Berusia 89 Tahun

Penulis: Jonatan Nasution  •  Senin, 11 Mei 2026 | 19:49:02 WIB
Bupati Nagan Raya T. R. Keumangan memimpin prosesi peusijuk pelepasan 170 calon haji di Masjid Baitul A’la.

SUKA MAKMUE — Sebanyak 170 jemaah calon haji asal Kabupaten Nagan Raya resmi menjalani prosesi pelepasan tradisi khas Aceh, Senin (11/5/2026). Upacara adat peusijuk berlangsung di Masjid Baitul A’la, yang lebih dikenal sebagai Masjid Giok, di kompleks perkantoran Pemkab Nagan Raya.

Bupati Nagan Raya T. R. Keumangan memimpin langsung prosesi sakral tersebut. Selain memberikan restu keberangkatan, bupati juga menyerahkan bantuan uang saku secara simbolis dan seragam bagi seluruh calon jamaah.

Jamaah Tertua 89 Tahun, Termuda 24 Tahun

Dari total 170 jemaah, 66 di antaranya laki-laki dan 104 perempuan. Data dari panitia mencatat jamaah termuda adalah Rifqi Hafid (27 tahun) dan Anggi Jayana (24 tahun). Sementara itu, dua jamaah tertua, Abdul Hamid Nyakna dan Syarifah Nurjasmi, sama-sama berusia 89 tahun.

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulfika, SH, melaporkan jadwal keberangkatan. Para jemaah terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter). Kloter 9 berjumlah 166 orang dijadwalkan bergerak menuju Banda Aceh pada Rabu, 13 Mei 2026, dan terbang ke Mekkah keesokan harinya.

Empat jemaah lainnya masuk Kloter 14 dengan jadwal pemberangkatan ke Banda Aceh pada Senin, 18 Mei, dan terbang ke Tanah Suci dari Bandara Sultan Iskandar Muda pada Rabu, 20 Mei 2026.

Bupati: Ibadah Haji Pertemukan Umat dari Berbagai Bangsa

Dalam sambutannya, Bupati T. R. Keumangan menekankan makna besar ibadah haji bagi persatuan umat Islam. “Ibadah haji merupakan ibadah massal yang mempertemukan umat Islam dari berbagai penjuru dunia, dengan latar belakang bangsa, etnis, budaya dan bahasa yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama yaitu beribadah dan mengabdi kepada Allah SWT,” ujar bupati.

Bupati meyakini seluruh jamaah asal Nagan Raya telah siap secara ilmu dan fisik. Pasalnya, para calon jamaah telah mengikuti pembekalan manasik haji yang mencakup teori hingga praktik langsung. Materi juga meliputi pemahaman kesehatan dan kebersihan diri agar tetap prima selama di Tanah Suci.

“Kami mendoakan agar seluruh jemaah asal kabupaten ini senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam setiap langkah ibadah. Semoga dapat menyelesaikan seluruh rukun haji dengan lancar tanpa kendala, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat serta mendapatkan haji yang mabrur,” pungkasnya.

Pemberian bantuan uang saku dan perlengkapan ibadah menjadi wujud perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang menunaikan rukun Islam kelima. Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bukti dukungan penuh Pemkab Nagan Raya dalam memastikan kelancaran ibadah masyarakatnya.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: waspadaaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top