BLANGKEJEREN — Ratusan titik lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Gayo Lues yang padam mulai diperbaiki secara bertahap. Langkah ini diambil setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues menerima banyak keluhan dari warga terkait kondisi gelap di sejumlah ruas jalan dan kawasan publik.
Bupati Gayo Lues, Suhaidi, mengatakan kondisi tempat umum yang gelap gulita membuat masyarakat tidak nyaman. “Hari ini mulai dilakukan perbaikan terhadap lampu jalan yang mengalami kerusakan, sehingga tempat-tempat umum bisa kembali terang seperti sedia kala,” kata Bupati melalui pesan WhatsApp, Rabu (10/6/2026) malam.
Pemkab menetapkan skala prioritas dalam perbaikan ini. Tahap awal difokuskan pada jalan-jalan lintas, kawasan dekat perkantoran, dan tempat-tempat yang ramai dilintasi masyarakat. “Perbaikan penerangan lampu jalan ini akan kita lakukan secara bertahap, mulai di jalan lintas, tempat-tempat umum yang ramai, baru ke desa-desa,” ujar Suhaidi.
Langkah ini diambil untuk memastikan arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi di pusat kota tetap berjalan lancar. Penerangan yang memadai di titik-titik strategis dinilai krusial untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan kecelakaan lalu lintas.
Bupati Suhaidi berharap, dengan perbaikan bertahap ini, Kabupaten Gayo Lues di masa depan bisa lebih terang. Pemerintah daerah menargetkan agar seluruh desa juga mendapatkan penerangan yang memadai setelah prioritas di pusat kota selesai. “Masyarakat bisa merasa nyaman bepergian di malam hari,” harapnya.
Pemkab Gayo Lues belum merinci jumlah pasti anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan ribuan lampu jalan yang rusak. Namun, pihak dinas terkait memastikan proses perbaikan akan terus berlanjut hingga seluruh titik penerangan yang mati dapat berfungsi normal kembali.