Tiga Kecamatan di Simeulue Ditetapkan sebagai Kawasan Transmigrasi Prioritas Nasional, Ini yang Akan Dibangun

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 20:54:31 WIB
Pemerintah menetapkan tiga kecamatan di Simeulue sebagai kawasan transmigrasi prioritas nasional.

SIMEULUE — Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan mengumumkan tiga kecamatan yang masuk dalam Kawasan Transmigrasi Selaut. Ketiganya adalah Kecamatan Alafan, Simeulue Barat, dan Salang. Penetapan ini merupakan bagian dari program prioritas Kementerian Transmigrasi.

Apa Saja yang Akan Dibangun di Kawasan Transmigrasi Selaut?

Firmanuddin menjelaskan bahwa pemerintah akan membangun prasarana dan sarana di tiga kecamatan tersebut. Pembangunan mencakup jalan penghubung dan fasilitas umum lainnya yang menunjang aktivitas warga.

"Selain itu, pemerintah juga mengembangkan sumber daya alam, pengembangan produk unggulan, dan peningkatan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi tersebut," kata Firmanuddin di Simeulue, Rabu.

Mengapa Kawasan Ini Menjadi Prioritas Nasional?

Kawasan Transmigrasi Selaut di Simeulue masuk dalam daftar 141 kawasan transmigrasi prioritas nasional. Dari total tersebut, hanya tiga kecamatan di Simeulue yang mewakili Provinsi Aceh.

Firmanuddin menegaskan program ini bukan sekadar memindahkan penduduk ke lokasi yang telah ditetapkan. Tujuan utamanya adalah mendorong percepatan pembangunan transmigrasi dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru yang terintegrasi di wilayah kepulauan.

Dampak bagi Warga Simeulue

Dengan status prioritas nasional, tiga kecamatan ini akan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat. Pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas umum diharapkan membuka akses ekonomi masyarakat setempat.

Pengembangan produk unggulan juga menjadi fokus agar kawasan transmigrasi tidak hanya menjadi tempat tinggal baru, melainkan juga sumber pertumbuhan ekonomi bagi warga sekitar.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top