BANDA ACEH — Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) mencatat harga gula pasir di pasar tradisional Aceh bertahan di Rp19,75 ribu per kilogram. Data diperbarui per Kamis, 01 Oktober 2026 pukul 07:44 WIB melalui dashboard resmi bi.go.id/hargapangan.
Dibandingkan 90 hari lalu, harga gula pasir tercatat naik tipis 0,25 persen dari Rp19,7 ribu. Sepanjang periode Oktober 2025 hingga Oktober 2026, pergerakan harga komoditas ini relatif datar.
Rekor historis gula pasir di Aceh pernah menyentuh kenaikan tertinggi 72,0 persen pada Januari 2025. Pada bulan yang sama, penurunan terdalam tercatat -41,86 persen.
Pantauan PIHPS hari itu menunjukkan 15 komoditas sembako di Aceh turun dan sembilan lainnya naik. Gula pasir lokal ikut dalam kelompok yang harganya tidak berubah.
Penurunan terdalam terjadi pada bawang merah ukuran sedang dan bawang merah harian, masing-masing turun 12,35 persen ke Rp30,15 ribu per kilogram. Bawang putih ukuran sedang dan bawang putih harian turun 2,23 persen ke Rp35,1 ribu per kilogram.
Beras kualitas super I turun 1,5 persen ke Rp16,4 ribu per kilogram. Beras kualitas super II turun 1,24 persen ke Rp15,95 ribu, sedangkan beras kualitas bawah II dan medium II masing-masing turun 0,98 persen ke Rp15,1 ribu dan Rp15,2 ribu per kilogram.
Minyak goreng curah turun 1,23 persen ke Rp20,1 ribu per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerk 1 dan 2 bertahan di Rp24,15 ribu dan Rp24,4 ribu per kilogram.
Telur ayam dan telur ayam ras segar turun 0,68 persen ke Rp29,4 ribu per kilogram. Daging sapi kualitas 2 turun 1,85 persen ke Rp132,5 ribu per kilogram.
Di sisi kenaikan, cabai merah keriting mencatat lonjakan paling tajam, naik 95,54 persen ke Rp79 ribu per kilogram. Cabai merah naik 83,7 persen ke Rp74,4 ribu per kilogram.
Daging ayam dan daging ayam ras segar naik 6,44 persen ke Rp40,5 ribu per kilogram. Daging sapi kualitas 1 naik 2,01 persen ke Rp170 ribu, sementara daging sapi harian naik 1,8 persen ke Rp163,75 ribu per kilogram.
Beras kualitas medium I naik 2,6 persen ke Rp15,8 ribu per kilogram. Cabai rawit hijau dan cabai rawit masing-masing naik 1,15 persen ke Rp65,85 ribu per kilogram.
Sejumlah komoditas tercatat stabil dibandingkan bulan lalu. Cabai merah besar bertahan di Rp42 ribu per kilogram, gula pasir kualitas premium Rp20,5 ribu per kilogram, dan beras kualitas bawah I Rp15,1 ribu per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerk 1 dan 2, serta minyak goreng curah, juga tidak menunjukkan perubahan harga pada periode yang sama. Data ini dihimpun PIHPS dari pantauan pasar tradisional di seluruh provinsi.