BANDA ACEH — Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Banda Aceh, Fernanda, menyebut pihaknya sudah memetakan titik-titik manhole yang bermasalah di sepanjang trotoar Jalan Tgk. Daud Beureueh. Pemetaan dilakukan setelah tim menerima aduan warga lewat Saleum, kanal pengaduan resmi Pemko Banda Aceh.
Dari hasil survei, enam titik dilaporkan rusak. Dua di antaranya sudah diperbaiki pada September, sementara sisanya dijadwalkan rampung pada Oktober.
Fernanda merinci bahwa perbaikan tidak dilakukan serentak karena menyesuaikan kondisi lapangan dan ketersediaan material. Pihaknya memprioritaskan manhole yang terbuka penuh karena berisiko langsung terhadap pejalan kaki.
"Terdapat enam titik manhole yang mengalami kerusakan baik yang terbuka maupun yang sudah tertutup sementara dengan papan. Ada juga dua titik yang sudah kita lakukan perbaikan pada bulan September. Sisanya akan kita lakukan perbaikan pada bulan Oktober ini," kata Fernanda, Jumat (09/10/2026).
Penutupan sementara dengan papan disebut sebagai langkah darurat agar warga tidak terperosok. Cara itu dipakai sembari menunggu jadwal perbaikan permanen.
Jalan Tgk. Daud Beureueh termasuk ruas yang ramai dilalui pejalan kaki karena berada di kawasan pusat aktivitas kota. Trotoarnya dipakai warga untuk berjalan menuju pertokoan, perkantoran, dan fasilitas umum di sekitarnya.
Kondisi manhole yang tidak rata atau terbuka menjadi risiko tersendiri, terutama saat malam atau ketika hujan membuat permukaan licin. Lubang got yang menonjol juga bisa membuat pejalan kaki tersandung.
Survei yang dilakukan Dinas PUPR mencakup pengecekan posisi, tingkat kerusakan, dan jenis perbaikan yang dibutuhkan di tiap titik. Hasilnya jadi dasar penjadwalan pekerjaan.
Saleum berfungsi sebagai saluran pengaduan tempat warga Banda Aceh melaporkan persoalan infrastruktur, layanan publik, hingga kebersihan. Aduan soal manhole di trotoar Jalan Tgk. Daud Beureueh masuk melalui kanal itu sebelum akhirnya diverifikasi tim teknis.
Fernanda menyatakan respons cepat dilakukan agar gangguan pada trotoar tidak berlangsung lama. Perbaikan ditargetkan tuntas pada Oktober, dengan catatan cuaca dan pasokan material tidak terkendala.
Warga yang menemukan manhole rusak di ruas lain bisa melaporkannya lewat kanal yang sama. Dinas PUPR akan menindaklanjuti dengan pengecekan sebelum menentukan jadwal perbaikan.