Petisi #SaveMassEffect Tembus 100.000 Tanda Tangan Usai BioWare Ditutup

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35:31 WIB
Petisi #SaveMassEffect melampaui 100.000 tanda tangan setelah Electronic Arts menutup BioWare dan membatalkan game Mass Effect berikutnya.

ACEH — Petisi #SaveMassEffect melampaui 100.000 tanda tangan setelah Electronic Arts menutup BioWare dan membatalkan game Mass Effect berikutnya. Petisi yang dibuat Joe Smith pada 21 Oktober 2026 itu menawarkan dua opsi: EA mendanai ulang pengembangan seri atau melisensikan IP ke studio lain. Gelombang protes ini muncul hanya beberapa hari setelah trailer proyek Mass Effect: Universe bocor ke internet.

Penutupan BioWare dan pembatalan Mass Effect berikutnya oleh Electronic Arts tidak serta-merta menghentikan komunitas fans. Sebaliknya, keputusan tersebut memicu gelombang protes yang menuntut franchise RPG naratif itu tetap berlanjut, meski studio yang membesarkannya sudah tidak beroperasi lagi.

Dua Opsi yang Diajukan Petisi

Petisi #SaveMassEffect yang dibuat Joe Smith pada 21 Oktober 2026 tidak sekadar meminta EA menghidupkan kembali BioWare. Ada dua jalur yang diajukan komunitas untuk mempertahankan franchise ini.

Pertama, EA diminta kembali mendanai pengembangan game Mass Effect berikutnya dengan dukungan yang memadai. Kedua, EA diminta melisensikan kekayaan intelektual Mass Effect kepada studio lain yang mampu meneruskan franchise tersebut.

Dukungan terhadap petisi ini tumbuh cepat. Hingga berita ini ditulis, jumlah tanda tangan telah melampaui 100.000, angka yang memperlihatkan besarnya reaksi komunitas terhadap nasib seri yang punya tempat khusus di sejarah gaming.

Trailer Bocor Perkuat Kekecewaan Fans

Perhatian terhadap #SaveMassEffect membesar setelah trailer proyek yang disebut Mass Effect: Universe bocor ke internet sehari setelah BioWare ditutup. Cuplikan itu dilaporkan sebagai materi praproduksi berisi rekaman in-engine, yakni visual yang dirender menggunakan teknologi game, bukan trailer final.

Jurnalis Bloomberg Jason Schreier memastikan keaslian trailer tersebut. Dalam cuplikan itu diperlihatkan sosok protagonis baru dengan nuansa cerita menyerupai thriller mata-mata, bersama Liara T'Soni dan sejumlah karakter lain.

Bocornya trailer menambah kekecewaan. Cuplikan tersebut memperlihatkan bahwa tim BioWare tampaknya sudah memiliki arah kreatif yang cukup jelas untuk proyek berikutnya sebelum studio ditutup.

Mengapa Mass Effect Sulit Ditinggalkan

Bagi fans, yang dipertaruhkan bukan sekadar kelanjutan seri game populer. Mass Effect dikenal lewat pilihan dialog yang memorable, hubungan dengan anggota kru Normandy, serta keputusan pemain yang dibawa dari satu game ke game berikutnya.

Kombinasi itu menjadikannya salah satu seri RPG naratif paling diingat. Identitas tersebut yang membuat komunitas menolak franchise ini berhenti di tengah jalan.

Peluang Petisi Mengubah Keputusan EA

Dukungan komunitas belum tentu mengubah keputusan bisnis EA, terlebih raksasa gaming itu kini berstatus perusahaan private. Menyerahkan lisensi kepada pengembang lain juga tidak otomatis menjamin proyek baru terwujud.

EA tetap harus menemukan mitra yang tepat dan menyepakati arah pengembangan serta pembiayaannya. Tanpa kesepakatan komersial yang jelas, opsi lisensi hanya berhenti sebagai wacana.

Petisi #SaveMassEffect kini menjadi ujian bagi EA: apakah tekanan 100.000 lebih fans cukup untuk membuat perusahaan mempertimbangkan kembali masa depan salah satu IP paling bernilai di industrinya.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: jagatplay.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top