Pencarian

Empat Calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Diserahkan ke Menag

Selasa, 05 Mei 2026 • 13:42:01 WIB
Empat Calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Diserahkan ke Menag
Empat calon rektor UIN Ar-Raniry resmi diserahkan ke Kementerian Agama untuk proses seleksi lanjutan.

BANDA ACEH — Proses penjaringan pimpinan baru Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry kini memasuki babak baru di tingkat pusat. Pihak kampus telah merampungkan seluruh rangkaian seleksi internal dan menyerahkan berkas para kandidat untuk diproses oleh Kementerian Agama.

Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, mengonfirmasi bahwa penyerahan berkas tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pertimbangan kualitatif oleh senat universitas. "Empat berkas bakal calon rektor sudah kami serahkan kepada Menteri Agama untuk mengikuti proses seleksi di tingkat kementerian," ujarnya pada Senin (4/5/2026).

Siapa Saja Calon Rektor UIN Ar-Raniry yang Lolos?

Berdasarkan hasil verifikasi dan rapat senat, terdapat empat figur yang dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap seleksi nasional. Nama-nama tersebut mencakup petahana hingga akademisi senior di lingkungan kampus biru tersebut.

Berikut adalah daftar lengkap calon rektor UIN Ar-Raniry periode 2026–2030:

  • Muhammad Siddiq
  • Saifullah
  • Inayatillah
  • Mujiburrahman

Seluruh kandidat sebelumnya telah melewati fase pemaparan visi-misi dan pendalaman program kerja. Tahapan ini bertujuan membedah kesiapan masing-masing tokoh dalam membawa transformasi akademik dan manajerial universitas untuk empat tahun ke depan.

Aspek Penilaian: Integritas hingga Jejaring Kerja Sama

Ketua Senat UIN Ar-Raniry, Nazaruddin A Wahid, menegaskan bahwa proses uji kualitatif melibatkan puluhan anggota senat. Penilaian dilakukan secara objektif dengan menitikberatkan pada rekam jejak dan kapasitas manajerial setiap calon.

Beberapa poin utama yang menjadi indikator penilaian meliputi:

  • Integritas dan moralitas personal.
  • Kapasitas kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi.
  • Kemampuan manajerial dalam mengelola institusi.
  • Reputasi akademik dan kontribusi ilmiah.
  • Jejaring kerja sama tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
  • Relevansi visi dengan program kerja strategis kementerian.

“Seluruh kandidat dinilai memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya,” kata Nazaruddin singkat saat menjelaskan hasil rapat pleno senat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar Akan Tentukan Rektor Terpilih

Setelah berkas diterima di Jakarta, tahapan selanjutnya berada di bawah kendali Kementerian Agama melalui komisi seleksi. Mekanisme ini merujuk pada regulasi terbaru mengenai pemilihan pimpinan perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKIN).

Nantinya, komisi seleksi akan menyaring empat nama tersebut menjadi tiga kandidat terbaik. Hasil akhir akan diputuskan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang memiliki wewenang untuk menetapkan satu nama sebagai rektor definitif UIN Ar-Raniry.

Pemilihan ini dipandang strategis bagi publik Aceh. Sebagai salah satu institusi pendidikan tertua di Serambi Mekkah, arah kepemimpinan UIN Ar-Raniry akan berdampak langsung pada kualitas SDM dan corak pemikiran Islam di wilayah ini.

Bagikan
Sumber: acehground.com

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks