BIREUEN — Pelepasan 393 calon jemaah haji Kloter 08 Embarkasi Aceh berlangsung Selasa malam di Aula Arafah Asrama Haji Banda Aceh. Rombongan ini merupakan gabungan dari tiga kabupaten, dengan komposisi terbanyak dari Kabupaten Bireuen sebanyak 211 orang, disusul Aceh Besar 102 orang, dan Gayo Lues 74 orang.
Bupati Bireuen, H. Ir. Mukhlis, hadir langsung dalam acara tersebut bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Aceh, Arijal, serta Bupati Aceh Besar, Syeh Muharram. Turut hadir pula Asisten I Setdakab Gayo Lues yang mewakili Bupati Gayo Lues, Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, dan jajaran pimpinan Asrama Haji.
Jemaah Termuda 19 Tahun, Tertua Asal Bireuen
Dalam rombongan Kloter 08, tercatat Najwa Laisa Salsabia sebagai jemaah termuda yang baru berusia 19 tahun. Sementara itu, jemaah tertua bernama Khatijah berasal dari Kabupaten Bireuen. Variasi usia ini menunjukkan antusiasme masyarakat Aceh menunaikan rukun Islam kelima dari berbagai generasi.
Pesan Bupati: Jaga Nama Baik Aceh di Tanah Suci
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan pesan khusus kepada seluruh jemaah. Ia meminta agar para calon haji menjaga citra positif bangsa Indonesia, khususnya nama baik Aceh sebagai daerah yang dikenal santun dan religius selama berada di Arab Saudi.
"Patuhi seluruh regulasi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi maupun penyelenggara ibadah haji. Jaga kondisi fisik agar tetap prima sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan baik," pesan Bupati Mukhlis di hadapan para jemaah.
Jadwal Keberangkatan ke Jeddah
Setelah acara pelepasan, seluruh jemaah Kloter 08 akan bertolak dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Rabu (13/5/2026) siang. Proses pemberangkatan dilakukan setelah seluruh prosedur administrasi dan kesehatan rampung di Asrama Haji Banda Aceh.