ACEH TAMIANG — Bantuan biaya transportasi diserahkan Inspektur Wilayah IV Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Moh. Isom, M.Ag., bersama Kepala Kankemenag Aceh Tamiang, H. Salamina, S.Ag., M.A., di Aula Al-Ikhwan Kemenag Aceh Tamiang, Jumat, 25 September 2026. Penyerahan itu menyusul terpilihnya Qaizan sebagai salah satu peserta PPSN VI 2026. Ajang nasional tersebut berlangsung 30 September hingga 6 Oktober 2026.
Qaizan bukan nama baru di tingkat kabupaten. Ia meraih juara II Syahril Qur'an tingkat Kabupaten Aceh Tamiang pada 2025 dan pernah mengikuti kegiatan Giat Bakti Santri (GBS) di Sumatera Utara pada tahun lalu.
Perjalanan ke Banda Aceh Sebelum Bergabung dengan Kontingen Aceh
Bantuan dari Kankemenag Aceh Tamiang menutup biaya perjalanan Qaizan dari Aceh Tamiang menuju Banda Aceh. Di ibu kota provinsi itu, ia bergabung dengan kontingen terpilih lainnya yang mewakili Aceh.
Setelah bergabung, seluruh kontingen Aceh bertolak ke Jawa Timur untuk bersaing di PPSN VI 2026. Kegiatan ini diselenggarakan Direktorat Pesantren Kementerian Agama RI.
"Sebagai dukungan kami, Kemenag Aceh Tamiang memberikan bantuan biaya transportasi dalam perjalannya dari Aceh Tamiang menuju ke Banda Aceh untuk bergabung dengan kontingen terpilih lainnya yang mewakili Provinsi Aceh dan akan berkompetisi nantinya di Jawa Timur," kata Salamina.
Isom: Semangat Bersaing dengan Ribuan Santri se-Indonesia
Isom memberi pesan langsung kepada Qaizan saat penyerahan bantuan berlangsung. Ia menekankan posisi Qaizan sebagai satu-satunya wakil Aceh Tamiang di ajang tersebut.
"Selamat menjadi peserta PPSN yang merupakan satu-satunya dari Aceh Tamiang, semangat bersaing dengan ribuan santri se-Indonesia dan semoga mendapat hasil yang terbaik," ucap Isom.
Salamina turut mengapresiasi terpilihnya Qaizan. Menurutnya, PPSN menjadi salah satu program unggulan Kementerian Agama RI untuk menjaring dan menempa santri berprestasi dari berbagai daerah melalui kegiatan kepramukaan.
PPSN sebagai Jalur Program Afirmasi Pemerintah
Selain menguji ketangkasan, PPSN dipakai untuk mengasah karakter, kemandirian, wawasan kebangsaan, dan jiwa kepemimpinan para santri. Kegiatan ini juga membuka peluang bagi peserta untuk dipertimbangkan dalam berbagai program afirmasi pemerintah.
"Selain sebagai wadah unjuk prestasi, ajang ini membuka peluang bagi para santri untuk dipertimbangkan dan diperhitungkan dalam berbagai program afirmasi pemerintah, termasuk Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang rutin dibuka setiap tahunnya," ujar Salamina.
Kemenag Aceh Tamiang berharap Qaizan mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PPSN VI 2026 secara maksimal.