Pencarian

Jembatan Perintis Garuda di Pasir Putih Gayo Lues Putus Diterjang Luapan Sungai Tripa, Akses Warga Terputus

Senin, 28 September 2026 • 09:31:02 WIB
Jembatan Perintis Garuda di Pasir Putih Gayo Lues Putus Diterjang Luapan Sungai Tripa, Akses Warga Terputus
Jembatan perintis Garuda di Pasir Putih, Gayo Lues, putus diterjang luapan Sungai Tripa.

BLANGKEJEREN — Jembatan perintis Garuda yang menghubungkan warga ke Desa Pasir Putih, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, tidak lagi bisa dilewati kendaraan maupun pejalan kaki. Luapan air Sungai Tripa yang membawa material lumpur dalam jumlah besar menghantam badan jembatan darurat itu hingga terpuruk dan hancur ke dalam aliran sungai.

Hujan deras yang mengguyur sebagian besar kawasan Gayo Lues sejak Sabtu malam memicu kenaikan debit air sungai secara cepat. Arus yang deras dan terus-menerus menghantam struktur jembatan membuat bangunan gantung tersebut tak mampu bertahan.

Bagaimana Kronologi Jembatan Ambruk?

Peristiwa itu terjadi pada Minggu dinihari, 27 September 2026. Sebelum jembatan rontok, badan Sungai Tripa lebih dulu meluap dengan aliran yang sangat deras.

Air berlumpur menghantam badan jembatan darurat secara terus-menerus. Bagian struktur jembatan akhirnya terpuruk, ambruk, dan hancur ke dalam badan sungai.

Dampaknya langsung dirasakan warga. Akses transportasi ke Kampung Pasir Putih terputus total, memutus jalur pergerakan orang maupun barang dari dan menuju desa tersebut.

Jembatan Garuda Dibangun TNI Usai Bencana Sebelumnya

Jembatan perintis merah putih di Pasir Putih bukan bangunan baru. Jembatan itu dibangun TNI setelah jembatan lama diterjang bencana hidrometeorologi Sumatra pada akhir November 2026.

Setelah penanganan darurat dilakukan, jembatan darurat kemudian dibangun di lokasi tersebut. Proses pembangunannya rampung dan diresmikan pada 27 Februari 2026.

Keberadaan jembatan itu menjadi satu-satunya jalur penghubung warga Pasir Putih dengan wilayah lain di Kecamatan Tripe Jaya. Tanpa jembatan, mobilitas warga bergantung pada jalur alternatif yang belum tersedia.

Apa Langkah Penanganan Selanjutnya?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah kabupaten maupun instansi terkait soal penanganan darurat pascaputusnya jembatan. Warga berharap ada solusi cepat agar aktivitas ekonomi dan layanan dasar tidak lumpuh terlalu lama.

Gayo Lues termasuk wilayah yang berulang kali diterjang bencana hidrometeorologi dalam beberapa tahun terakhir. Pola hujan ekstrem yang memicu luapan sungai menjadi ancaman tetap bagi infrastruktur perintis di kawasan pedalaman Aceh.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: komparatif.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks