ACEH JAYA — Gempa berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh, pada Minggu pagi, 4 Oktober 2026. BMKG mencatat peristiwa itu terjadi pada pukul 06.37 WIB dengan episentrum di 68 kilometer barat daya Calang, Kabupaten Aceh Jaya.
Pusat gempa berada di kedalaman 26 kilometer. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Delapan Wilayah Aceh Merasakan Getaran
Wilayah Banda Aceh dan Aceh Barat merasakan guncangan berskala III MMI. Pada skala itu, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seolah ada truk yang melintas.
Adapun di Aceh Selatan, Pidie Jaya, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Sigli, gempa dirasakan dengan skala II MMI. Getaran pada skala tersebut dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
"Gempa dirasakan di sejumlah wilayah Aceh dengan skala bervariasi," tulis BMKG dalam laman resminya, Minggu, 4 Oktober 2026.
Belum Ada Laporan Korban Jiwa maupun Kerusakan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa, jumlah pengungsi, maupun kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut. Warga di kawasan pesisir barat Aceh diminta tetap tenang namun waspada.
BMKG mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap potensi bencana lanjutan. Wilayah Aceh Jaya dan sekitarnya berada di jalur seismik aktif yang kerap diguncang gempa dangkal.
"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," imbau BMKG.
Apa yang Perlu Dilakukan Warga Pesisir
Meski tidak berpotensi tsunami, warga diimbau menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan. Pemeriksaan struktur rumah dan fasilitas umum perlu dilakukan sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan.
BMKG belum merilis informasi lanjutan soal gempa susulan. Pantauan resmi akan diperbarui melalui kanal BMKG dan instansi kebencanaan daerah.