TAKENGON — Penyaluran mulsa tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat untuk pemulihan dan pengembangan usaha pertanian pascabencana di Aceh Tengah. Kelompok tani se-Kecamatan Jagong Jeget hadir mengenakan seragam baju kuning dalam acara penyerahan yang berlangsung di kantor BPP setempat.
Alokasi Mulsa Ditentukan dari Usulan CPCL Tiap Kecamatan
Plt. Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah, Iwan Sejahtera, menjelaskan bahwa penerima bantuan ditetapkan berdasarkan usulan calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang dihimpun dari kelompok tani di setiap kecamatan. Data itu menjadi dasar penentuan penerima sekaligus distribusi bantuan.
"Kecamatan Jagong Jeget menjadi salah satu penerima dengan alokasi terbesar, yakni 1.048 rol mulsa untuk 44 kelompok tani," ujarnya.
Dari total 2.640 rol yang disalurkan, sebanyak 1.048 rol di antaranya mengalir ke Jagong Jeget. Sisanya tersebar di 13 kecamatan lain di Kabupaten Aceh Tengah.
Lima Unit Combine dan Sembilan Alsintan Lain Tiba
Dinas Pertanian Aceh Tengah melaporkan sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) telah tiba di daerah itu. Bantuan tersebut mencakup lima unit alat pertanian jenis combine serta sembilan unit alsintan lain yang disiapkan untuk mendukung kegiatan kelompok tani.
Iwan berharap mulsa yang diterima petani dapat mendukung kegiatan budidaya dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. "Kita berharap bantuan tersebut dapat mendukung kegiatan budidaya dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat," pungkasnya.
Bupati Minta Bantuan Dipakai Sesuai Peruntukan
Bupati Haili Yoga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang dinilainya selalu hadir membantu petani di Aceh Tengah. Ia menegaskan kehadiran pemerintah pusat menjadi hal terpenting bagi masyarakat saat ini.
"Terima kasih, ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Yang terpenting hari ini adalah pemerintah pusat hadir untuk membantu. Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian," kata Bupati.
Haili meminta seluruh kelompok tani memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Ia juga mengingatkan agar kelompok tani menjaga kekompakan dan memastikan bantuan benar-benar memberi manfaat bagi para petani.
"Bantuan ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung kegiatan pertanian. Kelompok tani harus tetap bersatu dan menyampaikan kebutuhan di lapangan agar dapat kita tindak lanjuti bersama," ucapnya.
Bibit Cabai Masih dalam Proses Pengiriman
Pemkab Aceh Tengah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong dukungan sektor pertanian lainnya. Selain mulsa, bantuan bibit cabai masih dalam proses pengiriman.
Kebutuhan bibit kopi dan komoditas lain akan diusulkan menyesuaikan kebutuhan petani di lapangan. Usulan itu menjadi bagian dari tindak lanjut koordinasi antara daerah dan kementerian.