Gempa M4,6 Guncang Sinabang Aceh Pagi Ini, BMKG Sebut Berpusat di Darat Kedalaman 10 Km

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 13:57:01 WIB
Gempa magnitudo 4,6 mengguncang Sinabang, Aceh dengan kedalaman 10 km pagi ini.

SINABANG — Wilayah pesisir barat Aceh kembali diguncang gempa dangkal. Kali ini, getaran terasa di sebagian wilayah Kabupaten Simeulue setelah BMKG mencatat aktivitas seismik dengan magnitudo 4,6 di koordinat 2.02 Lintang Utara dan 96.69 Bujur Timur.

“#Gempa Mag:4.6, 29-May-2026 08:10:58WIB, Lok:2.02LU, 96.69BT (61 km Tenggara SINABANG-ACEH), Kedlmn:10 Km,” tulis akun resmi BMKG di media sosial.

BMKG menyebut gempa ini tergolong dangkal karena pusatnya hanya berada 10 kilometer di bawah permukaan bumi. Gempa dangkal seperti ini biasanya lebih terasa di permukaan meski magnitudonya tidak terlalu besar.

Mengapa Gempa Dangkal di Sinabang Perlu Diwaspadai?

Pulau Simeulue dan sekitarnya merupakan kawasan yang aktif secara seismik. Wilayah ini berada di zona subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Gempa dangkal kerap terjadi karena pergerakan sesar aktif di kerak bumi yang relatif dekat dengan permukaan.

Kedalaman 10 kilometer membuat energi gempa tidak banyak teredam sebelum mencapai permukaan. Akibatnya, meski magnitudonya sedang, guncangan bisa dirasakan oleh warga di radius beberapa kilometer dari pusat gempa.

Belum Ada Laporan Kerusakan, Warga Diminta Tetap Tenang

Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum menerima laporan dampak kerusakan atau korban jiwa. Pihak berwenang setempat masih melakukan pemantauan di wilayah pesisir dan permukiman sekitar pusat gempa.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” demikian disclaimer yang disertakan BMKG dalam rilisnya.

BMKG mengimbau masyarakat Simeulue dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa dan memeriksa kondisi rumah masing-masing.

Apakah Gempa Susulan Berpotensi Terjadi?

BMKG belum mengeluarkan peringatan khusus terkait potensi gempa susulan. Namun, berdasarkan karakteristik gempa dangkal di wilayah ini, aktivitas susulan dengan magnitudo lebih kecil kerap terjadi dalam beberapa jam hingga hari setelah gempa utama.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG melalui kanal resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Untuk warga yang tinggal di pesisir, kewaspadaan terhadap potensi tsunami tetap perlu dijaga meski gempa ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang besar.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: news.okezone.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top