ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil menyampaikan kondisi sejumlah pesantren dan sekolah keagamaan di daerahnya yang masih membutuhkan dukungan sarana pembelajaran saat bertemu Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Bupati yang akrab disapa Ayah Wa itu menyebut, lembaga pendidikan keagamaan di Aceh Utara masih banyak yang perlu mendapat perhatian dari Kementerian Agama.
Dalam audiensi tersebut, Ayah Wa mengungkapkan bahwa Pemkab Aceh Utara telah menyiapkan lahan sekitar 6 hingga 7 hektare untuk pengembangan fasilitas pendidikan keagamaan. Lahan tersebut, menurutnya, akan digunakan untuk pengembangan pesantren guna memperkuat pendidikan Islam di kawasan Samudra Pasai.
"Kami berterima kasih atas berbagai bantuan sarana dan prasarana keagamaan yang telah diberikan Kementerian Agama. Kami juga berharap Bapak Menteri dapat berkunjung ke Aceh Utara," ujar Ayah Wa dalam pernyataan yang diterima redaksi.
Menanggapi permintaan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan kesediaannya untuk berkunjung ke Aceh Utara. Ia menilai Aceh memiliki kekuatan besar dalam bidang pendidikan keagamaan karena banyaknya madrasah dan pesantren yang berkembang di wilayah tersebut.
"Insya Allah saya akan berkunjung ke Aceh Utara. Kementerian Agama memiliki komitmen untuk terus mendukung pengembangan pendidikan keagamaan di Aceh karena daerah ini memiliki tradisi keislaman yang kuat serta jumlah madrasah dan pesantren yang sangat besar," kata Menag.
Menteri Agama menjelaskan, pembangunan dan pengelolaan sekolah umum negeri menjadi kewenangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sedangkan Kementerian Agama berfokus pada pendidikan keagamaan seperti madrasah dan pesantren. Untuk pembangunan fisik satuan pendidikan keagamaan, pelaksanaannya dilakukan melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
Menag menambahkan, pemerintah pusat saat ini telah mengalokasikan anggaran untuk sektor pendidikan di Aceh. "Untuk pendidikan di Aceh, anggaran yang dialokasikan saat ini mencapai sekitar Rp399 miliar melalui Kementerian Agama dan ditambah dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum sekitar Rp400 miliar. Bantuan ini akan diberikan secara bertahap, termasuk untuk mendukung kebutuhan sarana pendidikan," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ayah Wa juga menyampaikan apresiasi kepada Menag atas bantuan dan perhatian yang diberikan Kementerian Agama untuk masyarakat Aceh Utara, khususnya pasca bencana banjir yang melanda Aceh akhir November 2025. Bantuan sarana dan prasarana keagamaan disebut telah diterima dan dimanfaatkan oleh warga setempat.