MEDAN — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banda Aceh, M. Ichsan, mengikuti Forum Bisnis dan Investasi Rakernas XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, Kamis (2/7/2026). Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama antardaerah dan internasional.
Sesi forum menghadirkan perwakilan Pemerintah Katalonia, Spanyol, yang membahas potensi perdagangan dan investasi bersama kota-kota di Indonesia. Bagi Banda Aceh, ini menjadi peluang untuk membuka pintu masuk investor asing ke daerah pascakonflik yang tengah membenahi iklim usaha.
Selain itu, forum juga menggandeng Databoks Katadata dan IDN untuk mengkolaborasikan media dalam promosi investasi daerah. Langkah ini dinilai strategis untuk membangun citra Banda Aceh sebagai kota ramah investasi.
Salah satu sesi menghadirkan Investment and Business Development Expert, Fajar Informanto, dengan materi berjudul "Investor Tidak Lagi Dicari, Melainkan Datang Mencari." Ia menekankan pentingnya kesiapan daerah membangun ekosistem investasi yang solid.
“Forum ini membuka peluang investasi ke depan yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan Kota Banda Aceh. Banyak hal yang bisa kita adopsi dan kita pelajari, termasuk melihat berbagai peluang bisnis yang dapat dikembangkan di daerah,” ujar M. Ichsan dalam keterangan yang diterima, Kamis malam.
Kegiatan yang dikemas dalam konsep Ice-Business Meeting and Matching itu mempertemukan kepala DPMPTSP dari seluruh kota anggota APEKSI. Tujuannya memperkuat jejaring investasi sekaligus membuka peluang kerja sama bilateral.
Pemkot Banda Aceh berharap forum ini mampu meningkatkan daya saing investasi daerah dan menghadirkan peluang baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Forum ditutup dengan sesi networking yang mempertemukan pemerintah kota dengan berbagai mitra pembangunan nasional dan internasional.