Nobar Piala Dunia 2026 di Banda Aceh Jadi Ajang Silaturahmi Warga, Antusiasme Melampaui Perkiraan

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 17:42:01 WIB
Warga Banda Aceh antusias mengikuti nobar Piala Dunia 2026 di Stadion Banda Raya.

BANDA ACEH — Antusiasme warga terhadap kegiatan nobar yang digelar Pemerintah Kecamatan Banda Raya melampaui target awal yang direncanakan. Camat Banda Raya TM Syukri Wardana mengungkapkan, acara yang semula dirancang dalam skala kecil berubah menjadi perhelatan besar setelah mendapat sambutan luar biasa dari berbagai pihak.

"Alhamdulillah, awalnya kami mau buat yang kecil-kecilan saja, tapi ketika kami menjumpai pengelola stadion ternyata responnya luar biasa. Kebetulan juga BPS Aceh membuat kegiatan, sehingga kolaborasi menghasilkan penonton yang luar biasa," ujar Syukri di Banda Aceh, Minggu.

Kolaborasi Lintas Instansi Sukseskan Nobar

Kegiatan bertajuk "Nobar Bola Gembira Piala Dunia 2026" ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Banda Raya, Pemerintah Kota Banda Aceh, Pemerintah Aceh, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh. Kehadiran Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, para asisten, Ketua DPRK Banda Aceh, serta para keuchik turut memeriahkan acara.

Pertandingan yang disaksikan bersama adalah laga perempat final antara Argentina melawan Swiss. Tim Tango, julukan Argentina, berhasil memenangkan pertandingan dengan skor akhir 3-1 dan melaju ke babak semifinal menghadapi Inggris pada Kamis dini hari, 16 Juli 2026.

Nilai-Nilai Positif dari Sepak Bola

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, berharap momentum Piala Dunia 2026 tidak berhenti sebagai hiburan semata. Ia mendorong masyarakat untuk menggali nilai-nilai positif dari pertandingan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Harapannya yaitu Piala Dunia itu bukan hanya tontonan, tapi ada nilai-nilai yang menjadi inspirasi kita dalam hidup ini, digali inspirasi itu dan tularkan kemudian kita implementasi," katanya.

Irwansyah menambahkan, semangat disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet di lapangan hijau bisa menjadi teladan bagi masyarakat luas. "Kalau kita mau sukses harus disiplin, harus bekerja keras, jangan patah semangat," pungkasnya.

Menurut pantauan, nobar ini menjadi salah satu bukti bahwa gelaran Piala Dunia 2026 mampu menyatukan warga Banda Aceh dalam suasana kebersamaan yang hangat, di tengah hiruk-pikuk kota.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top