Hutan Kota Tibang Banda Aceh Disulap Jadi Ruang Belajar Alam untuk Ratusan Anak PAUD di Hari Anak Nasional 2026

Penulis: Alfian Batubara  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 16:10:25 WIB
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka kegiatan belajar berbasis alam untuk anak PAUD di Hutan Kota Tibang dalam rangka Hari Anak Nasional 2026.

BANDA ACEH — Wali Kota Banda Aceh yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Ia menyebut peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap tumbuh kembang anak yang sehat, aman, dan menyenangkan.

“Hari ini anak-anak belajar langsung dari alam, mengenal lingkungan sekaligus menumbuhkan kepedulian untuk menjaganya sejak dini,” kata Illiza dalam sambutannya di kawasan Hutan Kota Tibang.

Belajar Sambil Bermain di Alam Terbuka

Pendekatan pembelajaran berbasis alam menjadi tema utama dalam kegiatan tersebut. Anak-anak yang hadir bersama guru dan orang tua tidak hanya mengikuti senam pagi, tetapi juga diajak mengenal lingkungan melalui permainan edukatif, menggambar, mewarnai, hingga berbagai aktivitas kreatif lainnya.

Selain itu, panitia juga menyediakan stan pembelajaran yang dikelola oleh satuan PAUD setempat. Layanan Puskesmas Keliling turut hadir untuk mendukung kesehatan para peserta selama acara berlangsung.

Hampir Sepertiga Penduduk Banda Aceh adalah Anak-Anak

Illiza mengungkapkan data bahwa saat ini Banda Aceh memiliki sekitar 93.777 anak, atau hampir sepertiga dari total penduduk kota. Menurutnya, angka tersebut menjadi alasan kuat bagi pemerintah kota untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan berpihak pada kepentingan terbaik anak.

“Pendidikan anak usia dini tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga dimulai dari keluarga dengan dukungan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Penanaman Pohon dan Core Memory untuk Generasi Emas

Rangkaian acara juga diisi dengan penanaman pohon yang dilakukan oleh Wali Kota bersama Ketua TP PKK Banda Aceh, Sekretaris Daerah, dan para Bunda PAUD kecamatan. Simbolisasi ini dimaksudkan sebagai bentuk penanaman kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Illiza mengajak para orang tua untuk membangun core memory atau kenangan masa kecil yang positif bagi anak-anak. Aktivitas sederhana seperti bermain, membaca buku, hingga mengenalkan anak pada alam disebutnya sebagai investasi jangka panjang.

“Anak-anak yang tumbuh bahagia akan menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Illiza menutup rangkaian kegiatan.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: masakini.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top