Satgas PRR Pastikan 46 Jalan Nasional di Aceh Sudah Berfungsi 100% Pasca Bencana, 23 Jembatan Juga Kembali Dilalui

Penulis: Ricki Manurung  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:53:31 WIB

BANDA ACEH — Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pasca Bencana Provinsi Aceh mengonfirmasi bahwa seluruh akses jalan nasional yang terdampak bencana pada akhir November 2025 kini sudah berfungsi penuh. Data terbaru menunjukkan 46 ruas jalan nasional dan 23 jembatan nasional yang sempat rusak kini sudah bisa dilalui tanpa hambatan.

46 Ruas Jalan Nasional Kini Berfungsi Penuh

Kepala Pos Wilayah Satgas PRR Pascabencana Provinsi Aceh, Safrizal ZA, menyatakan bahwa indikator konektivitas darat untuk jalan nasional telah mencapai 100 persen. "Dari segi indikator konektivitas atau akses lahan, akses jalan nasional sudah berfungsi semua, walaupun program pemulihan masih perlu ditingkatkan atau diperbaiki, tapi aksesnya sekarang sudah bisa dilewati, untuk akses nasional," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung BPKS Sabang Perwakilan Banda Aceh, Jumat (24/7/2026).

Sementara itu, dari sisi infrastruktur wilayah, 92 persen jalan provinsi sudah bisa dilalui dan 54 persen jembatan daerah kembali berfungsi. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi permanen terus dilakukan melalui anggaran yang telah disetujui pemerintah. Perbaikan ini bertujuan agar infrastruktur pulih sepenuhnya dan lebih tangguh dalam menghadapi bencana selanjutnya.

Pemulihan Ekonomi: 127 Pasar Kembali Beroperasi

Dampak pemulihan konektivitas mulai terasa di sektor ekonomi. Safrizal menyebutkan dari 127 pasar yang terdampak bencana, hampir seluruhnya kini sudah beroperasi kembali. Aktivitas perdagangan berangsur normal, dan distribusi logistik ke berbagai daerah kembali lancar. "Termasuk dari aspek perekonomian, indikator perekonomian, aktivitas pasar juga sudah mulai normal kembali," jelasnya.

Pemulihan akses jalan nasional menjadi kunci utama bagi mobilitas warga dan barang. Sebelumnya, bencana yang melanda Aceh pada akhir November 2025 menyebabkan puluhan ruas jalan dan jembatan terputus, menghambat pasokan kebutuhan pokok dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Rehabilitasi Permanen Terus Berjalan

Satgas PRR menegaskan bahwa meskipun akses sudah berfungsi, pekerjaan rehabilitasi permanen belum selesai. Pemerintah berkomitmen memperkuat infrastruktur agar lebih tahan terhadap bencana di masa mendatang. Anggaran khusus telah dialokasikan untuk perbaikan struktural di titik-titik rawan longsor dan banjir.

Dengan pulihnya seluruh jalan nasional dan sebagian besar infrastruktur daerah, diharapkan roda perekonomian Aceh dapat kembali bergerak cepat. Satgas PRR akan terus memantau perkembangan dan memastikan rehabilitasi berjalan sesuai target.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: rakyatpos.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top