LHOKSEUMAWE — Meski memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di pesisir timur Aceh justru masih diguyur hujan akibat aktifnya gelombang Equatorial Rossby. Forecaster BMKG Malikussaleh, Febri, menyebutkan fenomena ini mulai terdeteksi sejak dua hingga tiga hari terakhir dan masih berpotensi bertahan hingga dua hari ke depan.
BMKG merinci wilayah yang diprakirakan mengalami hujan pada sore hingga malam hari, yaitu Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa. Di daerah-daerah tersebut, cuaca pagi hingga sore hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan, baru kemudian berpotensi hujan disertai petir menjelang malam.
Suhu udara di kawasan pesisir timur Aceh berkisar 24 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udara cukup tinggi, antara 60 hingga 100 persen, yang mendukung pertumbuhan awan hujan. Kondisi ini membuat potensi hujan petir lebih besar terjadi pada sore hingga malam hari.
Febri menjelaskan, gangguan atmosfer berupa gelombang Equatorial Rossby yang aktif saat ini meningkatkan pembentukan awan hujan di pesisir timur Aceh. Fenomena ini tidak lazim terjadi di tengah musim kemarau, namun tetap perlu diwaspadai karena bisa memicu hujan lebat sesaat serta petir. BMKG mengimbau masyarakat di lima daerah tersebut untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama jika beraktivitas di luar ruangan pada sore hingga malam hari.