Muswil PERSI Aceh di Banda Aceh Jadi Wadah Kolaborasi Rumah Sakit, Bahas Adaptasi Teknologi hingga Regulasi

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 14:47:01 WIB
Direktur RSUD Meuraxa, dr. Emiralda, M.Kes, memberikan sambutan saat membuka Muswil PERSI Aceh di Ballroom Hotel Ayani, Banda Aceh.

BANDA ACEH — Musyawarah Wilayah (Muswil) Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Aceh resmi digelar di Ballroom Hotel Ayani. Forum yang mempertemukan pengelola rumah sakit se-Aceh ini dihadiri langsung oleh Direktur RSUD Meuraxa, dr. Emiralda, M.Kes, yang juga menjabat sebagai Sekretaris PERSI Aceh.

Muswil kali ini dirancang sebagai ruang diskusi untuk memetakan berbagai persoalan dan tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di daerah. Organisasi yang menaungi rumah sakit di Indonesia ini menyoroti pentingnya peningkatan mutu layanan, tata kelola, serta profesionalisme tenaga medis.

Adaptasi Teknologi dan Regulasi Jadi Sorotan Utama

dr. Emiralda menyebutkan bahwa kebutuhan untuk memperkuat kerja sama antar rumah sakit semakin mendesak. Perubahan di sektor teknologi, regulasi, hingga ekspektasi masyarakat menuntut setiap fasilitas kesehatan untuk bergerak cepat.

“Kita dapat saling berbagi, memperkuat kolaborasi, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan,” ujarnya dalam sambutannya.

Menurut dia, tidak ada satu pun rumah sakit yang bisa berjalan sendiri dalam situasi saat ini. Kolaborasi menjadi kunci agar setiap institusi mampu beradaptasi dan tetap memberikan layanan terbaik kepada pasien.

Target: Lahirkan Gagasan Strategis untuk RS di Aceh

Melalui Muswil ini, dr. Emiralda berharap lahir sejumlah gagasan strategis yang bisa diimplementasikan untuk pengembangan sektor perumahsakitan di Aceh. Ia menegaskan bahwa soliditas organisasi menjadi modal utama dalam mendorong peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

“Kami berharap PERSI Aceh semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan kesehatan di daerah,” kata dr. Emiralda.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin PERSI untuk memastikan arah kebijakan rumah sakit di Aceh selaras dengan kebutuhan masyarakat serta standar nasional yang berlaku.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top