LHOKSEUMAWE — Calon mahasiswa program magister (S2) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe mendapat kesempatan berdialog langsung dengan direktur pascasarjana. Pertemuan ini memaparkan program studi, proses akademik, hingga ketentuan administrasi yang wajib disiapkan sebelum perkuliahan dimulai.
Prof. Dr. Zulfikar Alibuto, MA, menegaskan layanan ini bukan formalitas belaka. Pihaknya ingin setiap calon mahasiswa memiliki gambaran utuh tentang lingkungan akademik di kampus tersebut.
Pertemuan berlangsung terbuka. Calon mahasiswa menyimak penjelasan rinci mengenai alur perkuliahan dan diberi kesempatan mengajukan pertanyaan seputar rencana studi masing-masing.
"Kami ingin setiap calon mahasiswa memperoleh informasi yang lengkap mengenai proses perkuliahan di Pascasarjana. Dengan demikian, mereka dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum memulai pendidikan," kata Zulfikar kepada Hariandaerah.com.
Komunikasi langsung menjadi jembatan penting antara kampus dan calon mahasiswa. Langkah ini dinilai mampu mengurangi kebingungan yang kerap muncul di awal masa perkuliahan.
Zulfikar menambahkan, pendidikan magister di UIN Sultanah Nahrasiyah tidak hanya berorientasi pada capaian akademik. Lulusan diharapkan memiliki integritas dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.
"Pendidikan magister harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam ilmu, membangun kemampuan berpikir kritis, sekaligus mempersiapkan diri agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar di tengah masyarakat," ujarnya.
Kampus mendorong calon mahasiswa untuk mencari tahu secara langsung sebelum menentukan pilihan. Dengan begitu, mereka siap menjalani proses akademik tanpa hambatan berarti.
Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur reguler. Calon pendaftar disarankan melakukan komunikasi langsung dengan pihak kampus sebelum proses administrasi resmi dibuka.