ACEH — Baby Margaretha resmi mengenakan hijab sekitar satu tahun terakhir. Perubahan penampilannya itu merupakan hasil dari proses panjang yang penuh tantangan dan pergulatan batin, bukan keputusan yang lahir secara instan.
Keinginan untuk berhijab datang dari sang suami, Aris. Namun, Baby mengaku sempat menolak keras permintaan tersebut karena merasa belum siap secara pribadi maupun spiritual.
Baby menceritakan bahwa dirinya terbiasa tampil bebas dalam berpakaian, terutama selama pernikahan sebelumnya dengan suami yang berkewarganegaraan asing. Kebiasaan inilah yang membuatnya sulit membayangkan diri berhijab.
"Prosesnya banyak ya, banyak kayak tantangannya. Karena sebelumnya memang belum siap untuk berhijab. Karena aku orangnya dulu waktu nikah sama almarhum yang bule itu kan memang biasa bebas, bebas mau pakai pakaian apa pun," ujarnya di Studio Rumpi No Secret Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (1/9/2025).
Permintaan suami untuk berhijab datang mendadak, membuat ibu ini sempat kaget. Penolakannya pun terjadi, bahkan sempat memicu perselisihan di antara keduanya.
Baby mengungkapkan bahwa masalah hijab ini sempat membuat rumah tangganya goyah. Suaminya bahkan memberikan ultimatum yang tegas terkait keputusan ini.
"Diultimatumnya, 'Ya udah kamu kalau gak mau dihijab, kita game over, udahan aja', gitu kan. Aku juga sempat yang menolak keras kan, 'Oh ya udah terserah!' Aku kan orangnya keras kepala," tuturnya.
Puncaknya, keduanya sempat mengambil jeda alias break dari hubungan pernikahan. Baby mengaku saat itu belum siap, sebab merasa ilmu agamanya masih kurang untuk menjalani konsekuensi berhijab.
"Aku ngerasa ilmu agamaku juga belum sempurna, aku juga masih perlu belajar. Jadi kok terburu-buru sih, gitu kan. Tapi ya udahlah karena sudah menikah aku harus patuh pada suami," jelas Baby, saat ditemui di lokasi yang sama.
Masa-masa sulit itu membawanya pada perenungan mendalam. Baby mengaku sempat merasa marah, kesal, dan menangis karena kebingungan menghadapi situasi tersebut.
"Dalam waktu beberapa minggu itu berpikir gitu kan, 'Ini benar gak sih yang aku jalani ini? Benar gak sih aku menolak yang suami inginkan padahal ini bagus untuk aku?'" katanya.
Perlahan, Baby menyadari bahwa sebagai istri, dirinya memiliki kewajiban untuk patuh pada suami. Terlebih, permintaan tersebut justru mengarahkannya pada kebaikan.
"Tapi balik lagi, ya aku sekarang udah menikah dan aku harus komit, aku harus patuh sama suami, dan suami pun memang mengajak aku ke kebaikan," imbuhnya.
Kesadaran itulah yang akhirnya membawanya mengambil langkah untuk berhijab. Kini, Baby menjalani kehidupan barunya sebagai muslimah yang mengenakan hijab dengan lebih tenang dan penuh keyakinan.