SIGLI — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, yang akrab disapa Dek Fadh, mendatangi stan dari Kecamatan Tangse, Keumala, Geumpang, dan Titeue. Ia berdialog dengan pelaku usaha soal produk, proses pembuatan, hingga cerita di balik usaha yang mereka jalankan. Pendampingan dilakukan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat.
Mi caluk menarik perhatian Dek Fadh. Ia mencicipinya sekaligus membeli untuk dibawa pulang.
"Hai mangat that lagoe mie caluk, neu bungkoh meu padum boh tapi bek keueng that (Artinya, Wah, enak sekali mi caluknya. Bungkus beberapa, tapi jangan terlalu pedas)," ujar Dek Fadh.
Sejumlah produk lain turut dibeli Dek Fadh, seperti salak Tangse, dodol, minyak urut, kue boi ikan, buah rambe, pisau, dan tampa. Produk-produk itu sebelumnya hanya dikenal melalui kemasan dan etalase, kini menjadi bahan percakapan langsung antara penjual dan calon konsumen.
Expo Pembangunan dan UMKM digelar pada 16–20 September 2026 di Pidie Convention Center. Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya pada Sabtu (19/9/2026).
Pertemuan antara pelaku usaha dan masyarakat dalam expo menjadi ruang memperkenalkan produk secara langsung. Kesempatan itu sekaligus memperluas pemasaran produk khas dari berbagai wilayah di Pidie.
Beragamnya produk yang ditampilkan memperlihatkan karakter masing-masing kecamatan. Produk pangan, kerajinan, hingga barang kebutuhan sehari-hari hadir dalam satu ruang.
Bagi Dek Fadh, membeli produk UMKM menjadi salah satu cara sederhana untuk memberikan dukungan langsung kepada pelaku usaha lokal. Ia mengaku senang melihat beragam produk yang ditampilkan dalam expo tersebut.
Menurutnya, banyak produk yang menarik dan layak dibeli apabila sesuai dengan kebutuhan.
Dek Fadh berharap kegiatan tersebut dapat semakin mendorong UMKM untuk berkembang dan membuat produk lokal Pidie dikenal lebih luas. Sebagai putra daerah, ia juga menyampaikan ucapan selamat atas Uroe Lahe Pidie ke-515.
"Seulamat Uroe Lahe Pidie ke-515 thon. Semoga masyarakat Pidie selalu kompak, makin maju, terus bangkit dan terus membangun. Meutaloe wareh, Pidie meuhareukat," katanya.