BANDA ACEH — Hendro Saky mendatangi Sekretariat Panitia Konferprov PWI Aceh dan diterima Sekretaris Steering Committee (SC), Iranda Novandi, bersama Imran Joni selaku Pokja Verifikasi Calon dan Ketua Organizing Committee (OC) Nazar Ahadi. Hendro merupakan Ketua JMSI Aceh yang ditunjuk mewakili Sayuti pada tahap awal pencalonan.
Pengambilan formulir itu menandai dimulainya perjalanan Sayuti dalam bursa pencalonan Ketua PWI Aceh. Sayuti sendiri belum hadir langsung dan dijadwalkan datang pada tahapan pendaftaran berikutnya.
Iranda Novandi menegaskan setiap bakal calon wajib memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan panitia. Salah satu ketentuan yang menjadi perhatian adalah dukungan minimal 10 persen anggota biasa PWI Aceh yang tersebar sedikitnya di lima kabupaten/kota.
Berdasarkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang disampaikan panitia, jumlah pemilih dalam Konferprov PWI Aceh berada di kisaran 320 orang. Dengan angka tersebut, dukungan minimal 10 persen setara dengan sekitar 32 anggota biasa PWI Aceh.
Iranda mengingatkan para bakal calon untuk melengkapi seluruh dokumen dan persyaratan pencalonan sesuai ketentuan panitia.
"Untuk diketahui saat ini sudah ada tiga bakal calon yang telah mengambil berkas formulir pendafran, yakni Muhammad Saman, Nasir Nurdin dan hari ini Sayuti Achmad yang telah mengambil formulir," jelasnya.
Hendro Saky menyampaikan Sayuti Achmad belum dapat hadir secara langsung untuk mengambil formulir. Meski begitu, Sayuti dijadwalkan hadir pada tahapan pendaftaran berikutnya.
"Sayuti belum bisa hadir, insyaallah untuk pendaftaran akan datang," kata Hendro.
Menurut Hendro, seluruh persyaratan yang telah ditetapkan panitia akan disampaikan kepada Sayuti untuk dipersiapkan pada tahapan selanjutnya.
"Kita akan sampaikan semua syarat yang telah ditetapkan panitia," ujarnya.
Hendro menegaskan dirinya bersedia mewakili Sayuti Achmad dalam proses awal pengambilan formulir tersebut. Ia juga menyampaikan optimismenya terhadap langkah pencalonan Sayuti dalam Konferprov PWI Aceh.
"Saya mewakili Sayuti, kita mendaftarkan untuk menang," tegas Hendro.
Ia menambahkan, kesediaannya menjadi kuasa Sayuti juga tidak terlepas dari hubungan organisasi antara PWI dan JMSI yang selama ini menjadi bagian dari komunikasi antarlembaga pers.
"Saya bersedia mewakili Sayuti karena ada hubungan dari organisasi JMSI yang sebagai landasan," pungkasnya.