Pencarian

Ketua DPRK Banda Aceh Dorong Pageu Gampong Jadi Filter Budaya Luar di Era Digital

Kamis, 01 Oktober 2026 • 12:01:02 WIB
Ketua DPRK Banda Aceh Dorong Pageu Gampong Jadi Filter Budaya Luar di Era Digital
Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah membuka kegiatan peningkatan kapasitas Pageu Gampong di Aula Hotel Hanifi, Bandar Baru, Kuta Alam, Senin (28/9/2026).

BANDA ACEH — Irwansyah menilai keberadaan masyarakat dari berbagai daerah dan negara membuat interaksi budaya di Banda Aceh semakin beragam. Kondisi itu, katanya, perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat gampong menyaring kebiasaan yang masuk. "Perlunya Pageu Gampong agar budaya luar yang masuk tidak bertentangan dengan kearifan lokal kita dan syariat Islam yang kita terapkan," ujar Irwansyah saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas Pageu Gampong di Aula Hotel Hanifi, Bandar Baru, Kuta Alam, Senin (28/9/2026).

Banda Aceh sebagai Kota Tujuan Pendidikan dan Wisata

Irwansyah menyebut Banda Aceh menjadi salah satu tujuan masyarakat dari berbagai daerah untuk berwisata maupun menempuh pendidikan. Kehadiran perguruan tinggi membuat kota itu dihuni mahasiswa dari luar daerah hingga mancanegara. Keberagaman tersebut, menurutnya, tidak perlu dipandang sebagai hambatan.

Meski begitu, ia menekankan masyarakat tetap perlu memiliki mekanisme edukasi dan pengawasan. Tujuannya agar perbedaan kebiasaan tidak berbenturan dengan aturan serta nilai yang berlaku di Aceh.

Contoh Soal Pakaian Olahraga hingga Peran Edukasi Pendatang

Irwansyah mencontohkan persoalan cara berpakaian ketika berolahraga. Ia meminta Pageu Gampong tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga mengedukasi pendatang mengenai ketentuan yang berlaku di Banda Aceh.

Menurutnya, pendekatan edukatif lebih penting ketimbang sekadar penindakan. Pendatang yang belum memahami aturan setempat perlu diberi penjelasan agar tidak terjadi salah paham.

Pageu Gampong Diminta Tidak Hambat Modernisasi

Irwansyah menegaskan Pageu Gampong tidak boleh menjadi penghalang bagi perkembangan teknologi dan modernisasi. Perannya justru sebagai penyaring agar arus perubahan tetap berjalan sesuai nilai yang dianut masyarakat Aceh.

"Pageu Gampong jangan juga menghambat perkembangan teknologi dan modernisasi. Tetapi harus menjadi filter agar perkembangan tersebut tetap berjalan sesuai dengan kearifan lokal dan syariat Islam," katanya.

Kegiatan peningkatan kapasitas Pageu Gampong di Hotel Hanifi diikuti sejumlah unsur gampong di Kuta Alam. Irwansyah berharap penguatan peran ini memperkuat ketahanan sosial masyarakat Banda Aceh menghadapi derasnya arus budaya luar.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: habanusantara.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks