ACEH — Memasuki usia kehamilan 30 minggu, perut ibu semakin besar dan ruang gerak bayi kian sempit. Kontraksi latihan, sulit tidur, hingga nyeri punggung mulai terasa. Simak panduan lengkap perubahan tubuh dan perkembangan janin di trimester ketiga ini.
Hamil 30 minggu menandai perjalanan ibu di trimester ketiga, fase yang sering terasa paling melelahkan sekaligus menegangkan. Waktu menuju Hari Perkiraan Lahir (HPL) memang makin dekat, tapi ketidaknyamanan tubuh yang membesar sering membuat hari-hari terasa lambat.
Otot rahim mulai berlatih untuk persalinan di fase ini. Kontraksi latihan atau Braxton Hicks bisa muncul setelah aktivitas fisik, hubungan seksual, atau saat tubuh kekurangan cairan.
Istirahatlah begitu ada waktu luang dan minum segelas air untuk meredakannya. Segera hubungi dokter jika ibu mengalami lebih dari empat kontraksi dalam satu jam, atau jika kontraksi makin teratur dan lama. Langkah ini penting untuk mencegah kemungkinan persalinan dini.
Perut yang membesar membuat banyak ibu sulit tidur nyenyak. Nyeri di panggul dan punggung bawah, heartburn, sesak napas, serta retensi air termasuk keluhan umum trimester ketiga.
Sebagian ibu berhasil beradaptasi lewat eksperimen berbagai posisi tidur. Kalau insomnia makin parah, jangan tunda konsultasi ke dokter.
Tulang bayi kian kuat, sehingga kebutuhan kalsium ibu ikut naik. Di usia kehamilan ini, ibu disarankan memenuhi sekitar 1.200 mg kalsium per hari.
Sumber kalsium terbaik bisa didapat dari bayam, brokoli, kale, roti gandum utuh, yogurt, keju, susu, air mineral, susu kedelai, dan kacang-kacangan. Pilih produk susu rendah lemak bila ingin menjaga asupan kalori.
Tubuh memproduksi hormon yang membuat sendi lebih longgar. Efeknya, kaki bisa bertambah besar hingga satu ukuran sepatu, dan pada sebagian perempuan perubahan ini bersifat permanen.
Perubahan suasana hati juga wajar terjadi. Selain itu, nyeri punggung biasanya meningkat seiring kenaikan berat badan dan pertumbuhan bayi. Perbaiki postur saat duduk untuk meredakan keluhan ini.
Di usia 30 minggu, gerakan bayi sudah terasa jelas dari luar. Ayah pun kini bisa merasakan tendangan si kecil dengan meletakkan tangan di perut ibu.
Luangkan waktu berdua untuk merasakan gerakan tersebut. Momen sederhana ini membantu pasangan lebih terlibat dalam proses kehamilan.
Bayi terus bertumbuh dan mengambil ruang lebih besar di rahim. Tubuh ibu mengimbanginya dengan membiarkan rahim meluas hingga bawah tulang rusuk.
Mata bayi mulai matang dan sudah bisa membedakan terang serta gelap. Ia bahkan mampu mengikuti sumber cahaya dengan matanya.
Ukuran bayi di usia ini sekitar 38 cm dari mahkota hingga tumit, dengan berat sekitar 1.400 gram. Panjang kaki sekitar 6 cm dan diameter kepala sekitar 8 cm. Bulu halus lanugo mulai menghilang, sementara rambut di kepala mulai tumbuh.
Segera konsultasi bila kontraksi datang lebih dari empat kali per jam, makin teratur, atau makin lama. Waspadai juga insomnia yang memburuk dan nyeri hebat yang tak kunjung reda.
Kehamilan 30 minggu membawa banyak perubahan, tapi semuanya bagian dari persiapan tubuh menyambut si kecil. Jaga asupan gizi, cukup istirahat, dan libatkan pasangan agar trimester akhir terasa lebih ringan.