Pencarian

Karhutla di Aceh Barat Meluas, BPBD Catat 23,6 Hektare Lahan Terbakar dalam Sepekan Terakhir

Rabu, 03 Juni 2026 • 11:00:15 WIB
Karhutla di Aceh Barat Meluas, BPBD Catat 23,6 Hektare Lahan Terbakar dalam Sepekan Terakhir
BPBD Aceh Barat catat 23,6 hektare lahan terbakar akibat karhutla dalam sepekan terakhir.

MEULABOH — BPBD Aceh Barat mencatat luas lahan yang terbakar akibat karhutla mencapai 23,6 hektare dalam sepekan terakhir. Api melanda area di Kecamatan Johan Pahlawan, Kecamatan Meureubo, dan Kecamatan Samatiga, dengan titik api terbanyak dilaporkan di lahan gambut dan semak belukar.

Mengapa Karhutla di Aceh Barat Meluas Sekarang?

Kepala BPBD Aceh Barat, Syarifuddin, menyebutkan bahwa musim kemarau yang mulai memasuki puncaknya pada Agustus-September menjadi faktor utama. "Kondisi lahan gambut yang kering membuat api cepat merambat, terutama jika ada oknum yang membuka lahan dengan cara membakar," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (19/8).

Data BPBD menunjukkan, dari total 23,6 hektare yang terbakar, sekitar 60 persen merupakan lahan gambut yang sulit dipadamkan jika api sudah masuk ke dalam tanah. Sisanya adalah semak belukar dan lahan perkebunan warga yang sudah tidak produktif.

Dampak Langsung ke Warga dan Udara

Karhutla di Aceh Barat tidak hanya menghanguskan vegetasi, tetapi juga mengganggu aktivitas warga di tiga kecamatan. Kabut asap mulai terlihat di pagi hari di kawasan Meulaboh pusat, menyebabkan beberapa warga melaporkan gangguan pernapasan ringan.

BPBD bersama Manggala Agni dan TNI/Polri telah menurunkan dua unit mobil pemadam dan satu helikopter water bombing untuk memadamkan api di titik-titik yang sulit dijangkau. "Kami fokus di lahan gambut di Kecamatan Samatiga karena apinya sudah masuk ke dalam tanah sedalam satu meter," tambah Syarifuddin.

Kerugian materiil akibat karhutla ini masih dalam pendataan, namun warga di sekitar lokasi kebakaran mengaku kehilangan lahan perkebunan singkong dan kelapa sawit yang belum panen.

Perbandingan dengan Karhutla di Daerah Lain di Aceh

Luas karhutla di Aceh Barat sebesar 23,6 hektare ini lebih kecil dibandingkan karhutla di Aceh Tenggara yang mencapai 45 hektare pada bulan yang sama. Namun, BPBD Aceh Barat mengingatkan bahwa potensi perluasan masih tinggi karena cuaca diperkirakan tetap kering hingga akhir September.

Secara regional, Provinsi Aceh memasuki status siaga darurat karhutla sejak Juli lalu. Gubernur Aceh telah menginstruksikan seluruh kabupaten/kota untuk mengaktifkan posko pemantauan titik panas (hotspot) dan patroli terpadu. Di Aceh Barat, posko telah didirikan di Kantor BPBD setempat dan beroperasi 24 jam.

Langkah Pencegahan ke Depan

BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di musim kemarau. Pelaku pembakaran lahan dapat dijerat dengan Pasal 78 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dengan ancaman pidana penjara hingga 10 tahun.

Syarifuddin menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli rutin dan sosialisasi ke desa-desa rawan karhutla. "Kami juga bekerja sama dengan pihak kecamatan untuk membentuk regu pemadam kebakaran tingkat desa," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: acehekspres.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks