BIREUEN — Sebanyak 1.166 eksemplar kitab akan segera dikirim ke 11 dayah di Kabupaten Bireuen. Anggaran sebesar Rp250 juta dari APBD 2026 dialokasikan khusus untuk pengadaan buku rujukan utama tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar, mengatakan penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing lembaga. “Iya, ini pengadaan kitab untuk para santri di beberapa dayah. Total anggarannya Rp250 juta,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Empat Judul Kitab yang Disalurkan
Berdasarkan data rekapitulasi, kitab yang didistribusikan terdiri dari empat judul utama. Al Bajuri sebanyak 316 eksemplar menjadi jumlah terbanyak, disusul I’anah at-Thalibin dan Syarah Ibnu Aqil masing-masing 300 eksemplar, serta Mahalli sebanyak 250 eksemplar.
Seluruh kitab ini merupakan rujukan standar dalam pembelajaran di dayah. Pemerintah berharap distribusi ini bisa menunjang proses belajar mengajar para santri secara merata.
11 Dayah Penerima, dari Jeumpa hingga Kuala
Kitab-kitab tersebut akan disalurkan ke dayah yang tersebar di enam kecamatan, yaitu Kota Juang, Simpang Mamplam, Kuala, Jeumpa, Juli, dan beberapa kecamatan lainnya. Dayah Madinatuddiniyah Serambi Babussalam di Desa Blang Dalam, Kecamatan Jeumpa, menjadi penerima terbanyak dengan alokasi 150 eksemplar.
Sementara itu, BP Madinatuddiniyyah Babul Muttaqin di Cot Kuta, Kecamatan Kuala, mendapat jatah paling sedikit, yakni 54 eksemplar. Anwar menegaskan pembagian ini proporsional berdasarkan kebutuhan riil setiap dayah.
Proses Distribusi dan Harapan ke Depan
Pantauan di kantor Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, ratusan kitab telah dikemas rapi dalam kotak dan disimpan di ruang penyimpanan. Seluruhnya dijadwalkan segera didistribusikan dalam waktu dekat.
“Harapannya, kitab-kitab ini dapat menunjang proses belajar mengajar di dayah serta meningkatkan kualitas pembelajaran para santri,” kata Anwar.