Pencarian

Subuh Mencekam di Aceh Singkil: Pemuda Tunarungu-Wicara Erwin (26) Selamat dari Terkam Buaya Saat Ambil Air Wudu, Warga Desak BKSDA Bertindak

Minggu, 07 Juni 2026 • 11:03:31 WIB
Subuh Mencekam di Aceh Singkil: Pemuda Tunarungu-Wicara Erwin (26) Selamat dari Terkam Buaya Saat Ambil Air Wudu, Warga Desak BKSDA Bertindak
Erwin, pemuda tunarungu-wicara, selamat setelah diserang buaya di Aceh Singkil.

SINGKIL — Peristiwa itu bermula sekitar pukul 05.00 WIB. Erwin mendatangi jamban di pinggir sungai untuk bersuci. Saat membasuh kaki di tepi air, seekor buaya berukuran besar tiba-tiba muncul dan langsung menyambar kakinya.

Dalam keterbatasan komunikasi, Erwin berjuang melepaskan diri. Keributan itu menarik perhatian warga. Mereka segera mengevakuasi korban ke Puskesmas Singkil untuk mendapat perawatan intensif.

75 Persen Warga Adalah Nelayan Sungai, Ancaman di Depan Mata

Kepala Desa Teluk Rumbia, Pahrul Razi, menyatakan keprihatinan mendalam. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan BKSDA segera mengambil tindakan nyata.

“Ini bukan sekadar musibah, tapi ancaman nyata bagi keberlangsungan hidup warga kami. Sekitar 75 persen penduduk Desa Teluk Rumbia adalah nelayan sungai. Jika konflik manusia dan buaya tidak segera ditangani, warga kami takut untuk mencari nafkah,” tegas Pahrul Razi.

Konflik Satwa Liar Kian Sering, Warga Hidup dalam Ketakutan

Kejadian ini menambah panjang catatan konflik antara manusia dan buaya di wilayah Aceh Singkil. Ketakutan kini melanda masyarakat pesisir dan nelayan yang setiap hari beraktivitas di sungai.

Belum ada pernyataan resmi dari BKSDA Aceh atau Pemkab Aceh Singkil terkait langkah penanganan pasca-insiden. Warga berharap ada patroli rutin atau relokasi satwa liar sebelum korban jiwa kembali berjatuhan.

Bagikan
Sumber: tipikorinvestigasinews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks