MEULABOH — Bupati Aceh Barat Tarmizi mengungkapkan bahwa kerja sama dengan PT Hikmah Cakra Mulia tengah dimatangkan dalam draf nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama. Pemasangan videotron ini disebutnya tidak hanya menjadi papan informasi pemerintah, melainkan juga alat promosi dan sosialisasi yang bisa dikomersialkan.
"Kami sedang mempersiapkan draf MoU dan PKS yang menuangkan poin-poin kerja sama ke depan yang saling menguntungkan antara daerah dan juga pihak perusahaan," kata Tarmizi di Jakarta, Senin.
Kenapa Pemkab Pilih Antara?
Tarmizi menjelaskan, Antara dipilih karena statusnya sebagai kantor berita negara dengan jaringan pemberitaan nasional dan internasional. Pengelolaan videotron nantinya akan dilakukan secara profesional oleh tim dari perusahaan, bukan oleh pemerintah daerah secara langsung.
Menurutnya, kehadiran videotron ini punya fungsi strategis ganda. Selain menambah PAD, alat ini bisa menjadi media promosi potensi daerah, menyosialisasikan program-program Pemkab, hingga menyampaikan instruksi pimpinan daerah ke masyarakat luas.
Konten Edukatif Jadi Prioritas
Salah satu contoh konten yang akan ditampilkan adalah sosialisasi bahaya narkoba bagi anak-anak. Tarmizi menyebut, videotron akan memuat materi edukatif yang dikemas dalam bentuk video agar lebih menarik dan mudah dipahami warga.
"Poin yang paling penting adalah meningkatkan PAD. Selain itu, ini juga bisa menjadi media promosi daerah, sosialisasi program-program daerah, serta penyampaian instruksi pimpinan daerah kepada seluruh masyarakat," ujarnya menambahkan.
Pemkab Aceh Barat menargetkan videotron sudah terpasang dan beroperasi tahun ini. Saat ini, kedua pihak masih menyelesaikan detail teknis kerja sama, termasuk skema bagi hasil dan jenis konten yang akan ditayangkan.