Pencarian

Pemkot Banda Aceh Latih 96 Warga Lewat Banda Aceh Academy, dari Teknisi AC hingga Pemasaran Digital

Jumat, 12 Juni 2026 • 19:59:31 WIB
Pemkot Banda Aceh Latih 96 Warga Lewat Banda Aceh Academy, dari Teknisi AC hingga Pemasaran Digital
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, membuka pelatihan keterampilan di Banda Aceh Academy.

BANDA ACEH — Empat bidang keterampilan itu dipilih karena dinilai memiliki serapan tinggi di pasar kerja. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, mengatakan program ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan ruang belajar yang dirancang adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan industri.

“Ini adalah bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan dunia kerja,” kata Illiza di Banda Aceh, Jumat.

Empat Bidang dengan Peluang Kerja Terbuka

Ke-96 peserta yang mengikuti pelatihan di UPTD BLK Banda Aceh Academy dibagi ke dalam kelas-kelas terpisah. Bidang las listrik dan teknik pendingin (teknisi AC) menyasar kebutuhan sektor perbengkelan dan perawatan gedung. Sementara itu, kelas pembuatan roti dan kue serta pemasaran digital dan branding membidik sektor kuliner dan ekonomi kreatif yang tengah tumbuh di ibu kota provinsi Aceh tersebut.

Illiza menekankan bahwa keempat bidang itu memiliki peluang besar, baik untuk bekerja di perusahaan maupun untuk membuka usaha mandiri. “Keterampilan ini adalah modal yang tidak akan habis dipakai,” ujarnya.

Uji Sertifikasi dan Target Wirausaha Baru

Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta tidak langsung dilepas begitu saja. Mereka akan diikutkan dalam uji sertifikasi kompetensi. Sertifikat itu menjadi syarat utama untuk bersaing di pasar kerja formal maupun sebagai bekal memulai bisnis sendiri.

Illiza mengingatkan peserta agar tidak hanya mengejar sertifikat. “Jangan hanya mengejar sertifikat, tetapi kejar kompetensi. Karena keterampilan adalah modal yang tidak akan habis dipakai,” katanya.

Banda Aceh Academy: Pusat Kolaborasi SDM

Banda Aceh Academy merupakan program prioritas Pemkot Banda Aceh. Lembaga ini tidak hanya menyelenggarakan pelatihan, tetapi juga menjalankan inkubasi bisnis dan pengembangan ekonomi kreatif. Pemerintah menyebutnya sebagai pusat kolaborasi pengembangan sumber daya manusia yang melibatkan dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

“Ini sejalan dengan semangat kolaborasi, di mana pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat bergerak bersama membangun ekosistem peningkatan kompetensi yang berkelanjutan,” ujar Illiza.

Target: Kota Maju dan Produktif

Pemkot Banda Aceh berencana memperluas akses pelatihan ke lebih banyak warga dan memperkuat kemitraan dengan sektor swasta. Illiza menyebut bahwa semakin banyak warga yang terampil, maka semakin cepat cita-cita mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang maju, produktif, sejahtera, dan kolaboratif tercapai.

“Insya Allah, jika semakin banyak warga yang memiliki keterampilan dan mampu menciptakan peluang ekonomi, maka cita-cita kita mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang maju, produktif, sejahtera, dan kolaboratif akan semakin cepat terwujud,” kata Illiza menegaskan.

Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks