Pencarian

5 Cara Stimulasi Bayi 10 Bulan yang Bisa Dilakukan di Rumah

Jumat, 25 September 2026 • 09:36:31 WIB
5 Cara Stimulasi Bayi 10 Bulan yang Bisa Dilakukan di Rumah
Bayi berusia 10 bulan bermain dengan mainan di rumah.

ACEH — Memasuki usia 10 bulan, bayi mulai aktif mengeksplorasi sekitar dan mengoceh untuk menarik perhatian. Lima stimulasi sederhana di rumah berikut ini bisa membantu mengasah kemampuan bahasa, kognitif, motorik, hingga keseimbangan si Kecil tanpa perlu alat mahal.

Bayi 10 bulan umumnya sudah bisa duduk sendiri, merangkak cepat, dan mulai belajar berdiri sambil berpegangan. Di fase ini, ia juga makin cerewet dengan ocehan yang terdengar seperti percakapan sungguhan.

Stimulasi di rumah tak harus rumit. Aktivitas harian seperti mandi, ganti popok, atau bermain bisa jadi momen belajar yang menyenangkan untuk si Kecil.

1. Ajak Bayi Mengobrol

Bayi 10 bulan sedang giat mengembangkan kemampuan bahasanya lewat ocehan dan menirukan bunyi sederhana. Manfaatkan momen ini dengan mengajaknya bicara sambil melakukan aktivitas sehari-hari.

Saat memandikannya, ceritakan apa yang sedang Mama lakukan. Ketika ia mengoceh, respons dengan kata-kata atau suara hangat. Interaksi dua arah seperti ini melatih kemampuan komunikasi sekaligus membuat si Kecil merasa didengar dan diperhatikan.

2. Bacakan Buku Bergambar

Membacakan buku bukan sekadar menghibur. Aktivitas ini merangsang imajinasi dan memperkaya kosakata bayi sejak dini.

Mama bisa menunjuk gambar sambil menceritakan apa yang terlihat, atau membuat cerita sederhana dari ilustrasi di buku. Kebiasaan membaca ini jadi bekal awal kemampuan literasi si Kecil saat ia bertambah besar.

3. Bermain Kejutan di Dalam Kotak

Rasa penasaran bayi terhadap benda tersembunyi bisa jadi peluang stimulasi yang seru. Masukkan mainan favoritnya ke dalam kardus kosong, lalu bungkus dengan kertas warna-warni atau koran.

Tunjukkan cara membuka bungkusnya, lalu biarkan si Kecil mencoba sendiri sampai menemukan mainan di dalamnya. Saat ia berhasil, tepuk tangan sambil menyebut nama benda yang ditemukannya. Permainan ini melatih motorik halus, kemampuan memecahkan masalah, dan bahasa lewat respons positif dari Mama.

4. Cari Benda di Balik Gelas

Susun beberapa gelas di atas meja, lalu sembunyikan benda kecil di salah satunya. Geser posisi gelas beberapa kali, kemudian ajak si Kecil menebak di mana benda itu bersembunyi.

Bila ia masih bingung, bantu di percobaan pertama. Permainan ini melatih kemampuan kognitif, termasuk memahami bahwa benda tetap ada meski tak terlihat, serta melatih pandangan mengikuti pergerakan objek.

5. Letakkan Mainan di Tempat Sedikit Lebih Tinggi

Di usia 10 bulan, bayi biasanya mulai tertarik berdiri sendiri. Mama bisa memanfaatkan fase ini dengan menaruh mainan favoritnya di permukaan yang sedikit lebih tinggi, seperti meja rendah.

Pastikan tempatnya kokoh, stabil, dan tidak mudah bergeser. Biarkan si Kecil meraih mainan sambil berpegangan dan menarik tubuhnya ke posisi berdiri. Aktivitas ini memperkuat otot kaki sekaligus melatih keseimbangan dan koordinasi tubuhnya.

Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter

Setiap bayi punya kecepatan perkembangan berbeda. Namun, bila si Kecil belum bisa duduk tanpa bantuan, tidak merespons suara atau namanya, atau tidak menunjukkan minat berinteraksi di usia 10 bulan, sebaiknya konsultasikan ke dokter anak.

Demikian juga jika ia kehilangan kemampuan yang sebelumnya sudah dikuasai. Deteksi dini membantu Mama memberi dukungan yang tepat sesuai kebutuhan si Kecil.

Lima stimulasi di atas bisa Mama lakukan kapan saja tanpa alat khusus. Kuncinya bukan durasi panjang, melainkan konsistensi dan keterlibatan Mama setiap hari. Selamat bermain dan menemani si Kecil tumbuh.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: popmama.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks