BANDA ACEH — Pelatihan kader Posyandu di Gedung Posyandu Kasih Ibu, Desa Alue Deah Tengoh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, digelar sebagai bagian dari penguatan kapasitas layanan kesehatan tingkat desa. Kegiatan ini menyasar kader Posyandu balita, lansia, dan Posyandu remaja. Selain menjadi ajang evaluasi program yang sudah berjalan, pertemuan tersebut difungsikan sebagai wadah koordinasi antar-kader.
Materi Pelatihan: dari Hambatan Lapangan hingga Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting
Pembekalan disampaikan oleh Herry Apryanti, S.Keb. Para kader menerima materi mengenai berbagai hambatan dan kendala yang kerap muncul dalam pelayanan Posyandu sehari-hari. Pembahasan berlanjut ke strategi percepatan penurunan stunting dan pendampingan keluarga berisiko stunting.
Edukasi bagi ibu hamil dan orang tua balita juga menjadi bagian penting dalam pelatihan. Kader didorong memperkuat koordinasi agar pelaksanaan program kesehatan di lapangan berjalan lebih optimal.
Pertemuan Rutin Bulanan sebagai Ruang Evaluasi Kader
Pertemuan ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Pola tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas sekaligus kekompakan para kader Posyandu di Desa Alue Deah Tengoh.
Dengan kader yang semakin siap, pelayanan kesehatan masyarakat diharapkan terus meningkat. Pendampingan keluarga berisiko stunting juga dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Dukungan Rumah Zakat untuk Pemberdayaan Kesehatan Desa
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Rumah Zakat sebagai bagian dari komitmen lembaga tersebut dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Fokusnya adalah upaya percepatan penurunan stunting di Desa Alue Deah Tengoh.
Rumah Zakat berharap penguatan kapasitas kader dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kesehatan ibu, anak, remaja, dan lansia di masyarakat.