ACEH — Timnas Indonesia menutup persiapan menghadapi Malaysia dengan latihan taktik bola atas di Stadion PTIK, Jakarta, Minggu (27/9) sore. Sebanyak 23 pemain mengikuti sesi tersebut, menandakan skuad Garuda dalam kondisi lengkap untuk laga penentu juara Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Latihan terakhir berlangsung tanpa kendala berarti. Kevin Diks dan rekan-rekan menerima arahan langsung dari asisten pelatih Cesar Meylan sebelum masuk ke skema taktik utama. Fokus utama sesi ini adalah mengasah umpan dan kontrol bola dalam situasi udara.
Pendekatan tersebut diambil karena Indonesia memiliki sejumlah pemain dengan postur jangkung yang belum dimaksimalkan sepenuhnya. John Herdman ingin memastikan potensi itu terpakai maksimal saat menghadapi Malaysia nanti.
Duel Udara Jadi Pekerjaan Rumah Usai Kemenangan atas Singapura
Saat mengalahkan Singapura 2-0 di laga pembuka, Indonesia mendapat 11 kesempatan sepak pojok. Hampir tidak ada peluang berbahaya yang lahir dari tendangan sudut tersebut. Kegagalan memenangkan duel udara itu menjadi catatan tersendiri bagi Herdman.
Bola-bola atas disebut sebagai salah satu kekuatan yang tidak banyak dimiliki tim lain di grup. Herdman perlu menajamkan skema bola udara agar Garuda bisa memanfaatkan keunggulan fisik yang dimiliki.
Penentu Juara Grup A di Gelora Bung Karno
Bentrokan kontra Malaysia dijadwalkan Senin (28/9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kickoff bergulir pukul 19.30 WIB. Pertandingan ini menentukan siapa yang berhak menyegel gelar juara Grup A.
Pemenang laga ini punya kans besar melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Baik Indonesia maupun Malaysia sama-sama menargetkan kemenangan demi memastikan langkah ke partai puncak.
- Laga: Indonesia vs Malaysia
- Kompetisi: FIFA ASEAN Cup 2026
- Venue: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
- Jadwal: Senin (28/9), kickoff 19.30 WIB
- Status: Penentu juara Grup A