ACEH — Gaya kasual kini tak lagi sekadar soal nyaman, tapi juga soal karakter. Simak panduan lengkap elevated casual style — mulai dari memilih potongan, memadukan tekstur, hingga merapikan detail — supaya penampilan harian tetap santai namun terlihat lebih terarah.
Banyak ibu muda kini mulai meninggalkan tren yang berganti cepat dan beralih ke gaya yang lebih personal. Pendekatan ini membuat busana sehari-hari terasa lebih dekat dengan karakter sendiri, bukan sekadar mengikuti apa yang sedang ramai.
Elevated casual style hadir sebagai jalan tengah antara santai dan rapi. Konsepnya bukan mengubah pakaian kasual menjadi formal, melainkan memilih beberapa elemen dengan pertimbangan agar tampilan lebih seimbang.
Apa Itu Elevated Casual Style?
Gaya ini berdiri di antara busana santai dan tampilan yang lebih tertata. Unsur santai tetap jadi dasar, sementara pilihan lain dipakai untuk membangun kesan yang lebih terarah.
Yang membedakan bukan jumlah pakaian, tapi cara memilihnya. Bahan, potongan, dan cara mengenakan jadi pertimbangan utama. Artinya, ibu tidak perlu membeli banyak baju baru untuk tampil lebih rapi.
Tidak ada formula tunggal yang harus diikuti semua orang. Pilihan busana bisa disesuaikan dengan kebiasaan, kebutuhan, dan gaya masing-masing.
Padukan dengan Satu Busana Berpotongan Tegas
Cara termudah membuat tampilan kasual lebih terarah adalah menambahkan satu pakaian dengan potongan tegas. Blazer bisa jadi pilihan tanpa harus mengganti seluruh isi outfit.
Padukan blazer longgar dengan kaus polos dan jeans lurus untuk aktivitas harian. Kalau ingin lebih rapi, pilih blazer yang mengikuti bentuk tubuh dan kenakan bersama celana berpotongan lurus.
Kemeja juga memberi efek serupa. Kemeja putih yang dipadukan dengan jeans, lalu bagian depannya dimasukkan sebagian ke dalam celana, membuat bentuk pakaian lebih terlihat. Tampilan tetap santai tanpa terasa terlalu longgar.
Setelan linen bisa jadi pilihan lain. Atasan dan bawahan dengan bahan sama sudah memberi kesan menyatu, jadi tidak butuh banyak tambahan. Sandal sederhana cukup untuk melengkapinya saat cuaca hangat.
Perhatikan Bahan dan Padukan Tekstur
Setelah menentukan pakaian utama, perhatikan bahan yang dipakai. Kaus katun tebal jadi dasar yang lebih kokoh, terutama saat dipadukan dengan celana berpotongan rapi. Bahan yang punya bentuk membuat pakaian tidak mudah terlihat lemas.
Tekstur kemudian dipakai untuk menciptakan perbedaan dalam satu tampilan. Kardigan rajut, misalnya, bisa dikenakan bersama jeans untuk mempertemukan bahan lembut dengan denim yang lebih kokoh. Tambahkan ikat pinggang kulit kalau ingin memberi penegasan di bagian pinggang.
Perpaduan serupa bisa diterapkan pada bahan satin atau sutra. Blus berbahan mengilap dipadukan dengan jeans agar tampilannya tidak terlalu formal. Sebaliknya, bahan ringan diseimbangkan dengan celana denim atau bahan lain yang lebih tegas.
Cukup padukan dua atau tiga tekstur agar pakaian tetap terlihat seimbang.
Rapikan dengan Detail dan Aksesori
Cara mengenakan pakaian juga memengaruhi hasil akhir. Memasukkan kaus ke dalam celana, menggulung sedikit lengan kemeja, atau menambahkan ikat pinggang membuat bentuk pakaian lebih jelas. Detail semacam ini tidak butuh tambahan busana, tapi mengubah cara pakaian terlihat.
Aksesori dipilih sesuai bagian yang ingin ditonjolkan. Ikat pinggang kulit dengan gesper sederhana bisa jadi aksen pada pakaian yang minim detail. Tas dengan bentuk tegas juga membuat kombinasi kaus dan celana terlihat lebih rapi.
Untuk perhiasan, anting berbentuk lingkaran, kalung tipis, atau cincin sederhana sudah cukup. Sepatu bisa jadi titik perhatian. Sneakers dengan warna atau bentuk berbeda cocok untuk pakaian bernuansa netral. Kalau ingin lebih tenang, loafers atau sepatu datar bisa jadi pilihan.
Kapan Gaya Ini Paling Pas Dipakai?
Elevated casual style cocok untuk aktivitas yang menuntut penampilan rapi tanpa harus formal. Mulai dari arisan, mengantar anak ke sekolah, sampai acara keluarga santai.
Kuncinya ada di cara mengolah pakaian yang sudah dimiliki, bukan mengejar tren tertentu. Gaya ini juga memberi ruang untuk menggunakan kembali pakaian lama dengan kombinasi berbeda.
Dengan pendekatan ini, penampilan harian tetap nyaman tapi terlihat lebih terarah. Ibu tidak perlu banyak pakaian baru — cukup memilih dengan pertimbangan dan menyesuaikannya dengan karakter sendiri.