ACEH TENGAH — Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 08.40 WIB. Selain Dandim 0106/Aceh Tengah, hadir Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan, Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie, Kapolres Aceh Tengah AKBP Teguh Siswoyo, dan Danyon TP 854/Dharma Kersaka Letkol Inf M. Fahri Prawira.
Unsur Forkopimda serta para kepala SKPK Kabupaten Aceh Tengah juga tampak dalam barisan peserta upacara. Rangkaian acara berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti.
Penghormatan hingga Pembacaan Naskah Ikrar
Rangkaian upacara dibuka dengan penghormatan kepada inspektur upacara. Peserta kemudian mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI.
Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Pembacaan Naskah Ikrar serta doa menutup seluruh rangkaian kegiatan.
Pesan Dandim: Pancasila Harus Diamalkan Sehari-hari
Letkol Czi Rudy Haryanto menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremonial tahunan. Menurutnya, momentum ini harus menjadi pengingat untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen bangsa.
Nilai-nilai Pancasila, kata dia, perlu terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Caranya melalui semangat gotong royong, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta membangun sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Semangat Pancasila harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Persatuan dan kebersamaan menjadi kekuatan dalam menjaga keutuhan bangsa serta mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," ujar Dandim.
Komitmen Kodim Jaga Kondusivitas Aceh Tengah
Rudy juga menegaskan bahwa TNI, khususnya Kodim 0106/Aceh Tengah, akan terus mendukung upaya pemerintah daerah. Dukungan itu diwujudkan dalam menjaga kondusivitas wilayah serta membangun kebersamaan dengan seluruh komponen masyarakat.
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Aceh Tengah diharapkan memperkuat komitmen warga untuk menjaga persatuan. Nilai-nilai Pancasila pun diharapkan terus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.