Pencarian

Dandim 0106/Aceh Tengah Ajak Tokoh Agama hingga Pemuda Jaga Kondusivitas, Ingatkan Bahaya Hoaks dan Simbol Negara

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:31:01 WIB
Dandim 0106/Aceh Tengah Ajak Tokoh Agama hingga Pemuda Jaga Kondusivitas, Ingatkan Bahaya Hoaks dan Simbol Negara
Dandim 0106/Aceh Tengah Rudy Haryanto menyampaikan sambutan dalam silaturahmi dengan tokoh agama, pemuda, dan elemen masyarakat di Takengon, Aceh Tengah.

TAKENGON — Sekitar 35 tokoh dari berbagai elemen masyarakat menghadiri undangan silaturahmi yang digagas Komando Distrik Militer 0106/Aceh Tengah di Datu Cafe, Jalan Sengeda, Kampung Takengon Timur. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.25 WIB hingga 11.20 WIB ini dihadiri Ketua KNPI Ferianto, Ketua PETA Helmia, hingga perwakilan HMI dan GMNI.

Dalam sambutannya, Rudy Haryanto menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat. Menurut dia, stabilitas wilayah justru bertumpu pada sinergi antara TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Persatuan, kesatuan dan perdamaian harus kita jaga bersama. Pondasi utama jangan sampai renggang dan jangan mudah dipecah belah oleh pihak atau kelompok yang tidak menginginkan Indonesia maju,” ujar Dandim di hadapan para undangan.

Peringatan Keras soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang

Rudy Haryanto secara khusus menyoroti insiden pada peringatan Hari Damai Aceh 15 Agustus 2026 di Banda Aceh. Ia menyayangkan tindakan pengibaran bendera Bulan Bintang dan penurunan Bendera Merah Putih yang dinilai mencoreng suasana damai.

Menurut dia, Aceh memiliki sejarah panjang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satu buktinya adalah peran Radio Rimba Raya di wilayah Bener Meriah yang kala itu menyiarkan berita perjuangan ke seluruh pelosok negeri.

“Provinsi Aceh tidak terlepas dari Indonesia. Karena itu, persatuan, kesatuan dan perdamaian harus kita jaga bersama untuk membangun NKRI yang lebih baik,” tegasnya.

Generasi Muda Diminta Paham Aturan Saat Berpendapat

Dandim juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada generasi muda tentang tata cara menyampaikan aspirasi yang benar. Menurutnya, kebebasan berpendapat harus tetap menghormati lambang dan simbol negara sebagai bagian dari identitas bangsa.

Ia meminta para tokoh yang hadir untuk aktif menjadi penengah di tengah masyarakat. Sikap cepat percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya dinilai menjadi salah satu pemicu utama perpecahan.

“Kita harus menjadi penengah dalam menyikapi setiap informasi yang berkembang. Jangan mudah terprovokasi dan jangan mudah dipecah belah,” katanya.

Kolaborasi Lintas Elemen untuk Cegah Konflik

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal membangun komunikasi berkelanjutan antara Kodim 0106/Aceh Tengah dengan elemen sipil. Rudy Haryanto menilai kolaborasi semacam ini penting untuk mencegah potensi konflik yang bisa muncul dari perbedaan pandangan politik maupun sosial.

Sejumlah tokoh yang hadir menyampaikan dukungannya terhadap upaya menjaga stabilitas keamanan. Mereka sepakat bahwa kemajuan Kabupaten Aceh Tengah hanya bisa dicapai dalam suasana yang aman dan damai.

“Harapannya ke depan kita tetap kompak dan saling menjaga kondusivitas agar masyarakat aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan,” pungkas Dandim.

Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: acehnow.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks