Pencarian

Laysa Latifah Raih Gelar WGM di Olimpiade Catur 2026, Percasi DKI Beri Bonus Rp50 Juta

Minggu, 04 Oktober 2026 • 17:04:31 WIB
Laysa Latifah Raih Gelar WGM di Olimpiade Catur 2026, Percasi DKI Beri Bonus Rp50 Juta
Pecatur DKI Jakarta Laysa Latifah menerima bonus pembinaan Rp50 juta dari Percasi DKI Jakarta atas gelar Woman Grandmaster di Olimpiade Catur 2026.

ACEH — Laysa Latifah meraih gelar Woman Grandmaster (WGM) dalam Olimpiade Catur 2026 di Uzbekistan, membawa nama DKI Jakarta ke panggung internasional. Atas pencapaian itu, Percasi DKI Jakarta menyerahkan bonus pembinaan Rp50 juta yang diumumkan langsung dalam pembukaan Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026.

Penyerahan bonus berlangsung di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, saat pembukaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Piala Gubernur DKI Jakarta 2026. Ketua Percasi DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, memanggil Laysa ke depan peserta untuk memperkenalkan sosoknya sebagai contoh nyata bagi pecatur muda Ibu Kota.

Kejurda yang berlangsung hingga Minggu (4/10/2026) itu diikuti 420 pecatur dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga dewasa. Panitia menyiapkan total hadiah Rp100 juta, sekaligus menjadikan ajang ini sebagai seleksi atlet DKI Jakarta menuju Kejurnas Catur ke-51 Tahun 2026 di Banten pada 23–29 Oktober.

Bonus Rp50 Juta Diserahkan di Depan Peserta Kejurda

Kenneth menyebut kehadiran Laysa sengaja dirancang sebagai pemicu semangat para peserta yang masih meniti karier di level daerah. Bonus pembinaan Rp50 juta diberikan bukan hanya sebagai apresiasi, tetapi juga modal agar Laysa bisa terus bersaing di level internasional.

"Saya sangat berbahagia satu atlet dari DKI Jakarta baru saja mengikuti Olimpiade Catur di Uzbekistan, dan langsung meraih gelar Woman Grandmaster (WGM). Saya ingin pamerkan ke seluruh peserta Kejurda ini supaya bisa menjadi motivasi ke depannya dan saya akan berikan hadiah pembinaan Rp50 juta," ujar Kenneth dalam keterangannya.

Target Empat Grandmaster dari Jakarta Baru Terpenuhi Satu

Pria yang akrab disapa Bang Kent itu mengungkapkan target ambisiusnya kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat pelantikan pengurus Percasi DKI Jakarta. Ia berjanji melahirkan empat pecatur bergelar Grandmaster (GM) dari Ibu Kota, dan pencapaian Laysa menjadi yang pertama terwujud.

"Saya pernah berjanji kepada Pak Gubernur Pramono Anung saat pelantikan pengurus Percasi DKI Jakarta lalu, untuk bisa melahirkan 4 titel GM (Grandmaster) dari Jakarta. Sekarang sudah tercapai satu, semoga yang lain bisa termotivasi untuk menyusul Laysa," papar Kenneth, yang juga merupakan anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan.

Kejurda Jadi Panggung Seleksi Menuju Kejurnas Banten

Percasi DKI Jakarta memanfaatkan Kejurda Piala Gubernur sebagai tahap penyaringan sebelum mengirim atlet ke Kejurnas Catur ke-51 di Banten. Format berjenjang dari kelompok usia anak hingga dewasa memberi ruang bagi pemain muda untuk mengukur kemampuan melawan lawan yang lebih berpengalaman.

Bagi Kenneth, gelar WGM Laysa sekaligus membuktikan bahwa pembinaan catur di Jakarta berjalan ke arah yang benar. Ia berharap penghargaan tersebut memacu atlet catur Jakarta lainnya untuk menembus level nasional maupun internasional, sejalan dengan target empat GM yang masih menyisakan tiga nama lagi.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sports.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks