ACEH BESAR — Rombongan kafilah Aceh mendarat di Ruang VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda setelah bersaing di Semarang, Jawa Tengah. Penyambutan dilakukan asisten Sekda Aceh hingga sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Aceh.
Sepuluh gelar juara utama dibawa pulang: empat Juara I, empat Juara II, dan dua Juara III. Kafilah Aceh juga mengumpulkan 11 predikat juara harapan pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.
Peringkat 4 Nasional Lampaui Target Pemerintah Aceh
Asisten Bidang Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Syakir, menyebut capaian itu melampaui target yang dipasang Pemerintah Aceh sebelumnya.
"Kita senang dan bersyukur dengan prestasi luar biasa. Sebelumnya kita menargetkan 10 besar dan di luar dugaan, dengan kolaborasi dan doa bersama kita berada dalam empat besar," kata Syakir.
Posisi empat besar nasional tercatat sebagai salah satu prestasi terbaik Aceh dalam 23 tahun terakhir. Syakir menilai hasil tersebut menjadi modal untuk memperkuat pembinaan peserta MTQ ke depan.
Aceh Tuan Rumah MTQ Nasional 2028, Pembinaan Dipacu
Provinsi Aceh akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada 2028. Syakir menyatakan pembinaan calon peserta akan terus diperkuat agar Aceh bisa meraih peringkat lebih tinggi saat tampil di hadapan publik sendiri.
"Capaian ini menjadi motivasi bagi pemerintah Aceh untuk melakukan pembinaan yang lebih baik ke depan. Apalagi pada 2028 Aceh menjadi tuan rumah, kita harap Aceh bisa mendapat peringkat yang lebih baik lagi," ujar Syakir.
Bonus Kafilah Juara Menunggu Kebijakan Gubernur Aceh
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh yang juga Ketua Kafilah Aceh, Misran Fuadi, mengatakan persoalan bonus bagi para juara akan dibicarakan bersama pimpinan Pemerintah Aceh. Pembahasan itu nantinya disampaikan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
"Semoga akan ada kebijakan pimpinan yang membahagiakan anak-anak kita," kata Misran.