ACEH — Honda bekerja sama dengan Taisei Group mengembangkan sistem jalan pengisian daya nirkabel yang memungkinkan mobil listrik mengisi baterai saat melaju. Teknologi bernama wireless power transfer road system ini diproyeksikan mulai diuji di jalan umum Jepang pada 2027, dengan target awal kendaraan komersial berukuran besar.
Honda memilih jalur berbeda dari produsen lain dalam mengatasi persoalan pengisian daya mobil listrik. Alih-alih mengejar kecepatan pengisian seperti sistem Flash Charging milik BYD yang mampu menyalurkan daya hingga 1.500 kW, Honda justru mengembangkan jalan yang bisa mengisi baterai kendaraan secara nirkabel saat mobil bergerak.
Proyek ini dikerjakan bersama Taisei Group. Sistemnya terdiri dari perangkat penerima dan pemancar berkerapatan daya tinggi yang dipasang di bagian bawah kendaraan, sementara peralatan pengisian daya buatan Taisei tertanam di dalam aspal. Pasokan listrik berasal dari kotak-kotak listrik yang ditempatkan di dekat jalan tersebut.
Bukan Pelopor, tapi Pendobrak Adopsi
Gagasan jalan pengisian daya nirkabel sebenarnya sudah muncul beberapa tahun belakangan. Stellantis memperkenalkan konsep serupa pada 2021, disusul sebuah perusahaan rintisan asal Israel yang mengungkap jalan berteknologi pengisian nirkabel pada 2023. Hyundai juga diketahui tengah menggarap teknologi yang sama.
Yang membedakan langkah Honda adalah skala dan bobot mereknya. Keterlibatan produsen sebesar Honda dinilai bisa mendorong pabrikan lain menempuh jalur serupa, sehingga mempercepat kemajuan teknologi dan membuka peluang penerapan komersial yang lebih luas.
Fokus Awal pada Kendaraan Komersial
Honda belum mengungkap secara rinci berapa besar energi yang bisa disalurkan dari jalan ke mobil maupun kapasitas baterai yang mampu terisi. Perusahaan juga menegaskan teknologi ini tidak akan langsung menggantikan metode pengisian konvensional.
Pada tahap awal, penyaluran daya saat kendaraan bergerak hanya berfungsi mengurangi frekuensi pemilik mobil mengisi daya di rumah atau stasiun pengisian publik. Honda memprioritaskan kendaraan komersial sebagai pengguna pertama.
Pada akhir tahun ini, Honda dan Taisei akan mulai membangun jalan baru untuk menguji kekuatan serta ketahanan permukaannya. Setelah itu, kendaraan komersial berukuran besar mulai menggunakan jalan tersebut, yang kemudian ditingkatkan agar mampu menyalurkan daya hingga 150 kW.
Uji Jalan Umum Ditargetkan 2027
Setelah pengujian di jalan tertutup rampung, Honda berencana memulai pengujian di jalan umum di Jepang mulai 2027. Perusahaan menyatakan teknologi ini sejalan dengan upaya mewujudkan netralitas karbon pada 2050 sekaligus menghadirkan kemudahan dan kebebasan bermobilitas bagi lebih banyak orang.
Honda meyakini sistem jalan pengisian daya nirkabel dapat mendorong penggunaan mobil listrik secara lebih luas. Namun, tanpa data resmi soal efisiensi daya dan biaya pembangunan infrastruktur, kelayakan komersial teknologi ini masih perlu dibuktikan dalam beberapa tahun ke depan.