BANDA ACEH — Penghargaan itu dinilai sebagai pengakuan atas keterlibatan Bank Aceh dalam memperluas akses layanan keuangan, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, dan mendorong pertumbuhan UMKM yang inklusif. Kolaborasi berjalan bersama ILO dan didukung Swiss State Secretariat for Economic Affairs (SECO).
Ekosistem Nilam Jadi Fokus Pendampingan
Salah satu kontribusi yang diapresiasi adalah pengembangan ekosistem usaha nilam di Aceh. Komoditas ini dinilai punya potensi ekonomi untuk meningkatkan nilai tambah, membuka peluang usaha, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Dukungan Bank Aceh diwujudkan lewat pelatihan dan peningkatan literasi keuangan bagi pelaku UMKM. Materi mencakup pengelolaan keuangan, pencatatan dan pelaporan usaha sederhana, pemasaran, strategi pengembangan produk, hingga penguatan jejaring bisnis.
Apa Dampaknya bagi Pelaku Usaha Kecil?
Pendampingan diarahkan agar pelaku UMKM mengelola usaha lebih profesional, efisien, serta mampu memperluas akses ke pasar dan layanan keuangan formal. Dengan begitu, usaha lokal diharapkan naik kelas dan berdampak lebih luas ke perekonomian daerah.
Kata Dirut Bank Aceh
Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menegaskan pengembangan UMKM butuh kolaborasi berkelanjutan antara perbankan, pemerintah, dan pemangku kepentingan lain.
"Bagi Bank Aceh, mendukung UMKM bukan hanya tentang membuka akses pembiayaan, tetapi juga membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas, memperkuat pengelolaan bisnis, dan mengembangkan potensi ekonomi lokal. Kami berharap upaya ini dapat membuka lebih banyak peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh," ujar Fadhil.
Menurutnya, penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian dan daya saing usaha.
Lanjut ke Promise Impact Fase III
Bank Aceh menegaskan komitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM melalui layanan keuangan dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Upaya tersebut diharapkan mendorong semakin banyak pelaku usaha lokal berkembang dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Aceh.