Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Jalan di Aceh dan Sumatera Barat Meski Bukan Basis Kemenangan

Penulis: Sutomo  •  Senin, 02 Februari 2026 | 17:40:03 WIB

Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung hasil Pilpres 2024 di Aceh dan Sumatera Barat saat menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center Kabupaten Bogor Jawa Barat pada Senin 2 Februari 2026. Ia mengulas kekalahannya di dua provinsi tersebut sekaligus menegaskan komitmennya untuk tidak membedakan daerah maupun masyarakat berdasarkan pilihan politik.

Prabowo menekankan bahwa seluruh program prioritas pemerintah dijalankan merata di seluruh wilayah Indonesia termasuk daerah yang pada pemilu lalu tidak memberikan kemenangan kepadanya. Sebagai contoh ia menyebut program makan bergizi gratis dan pembentukan koperasi daerah merah putih yang tetap dilaksanakan di Sumatera Barat. Menurutnya keberlanjutan program tersebut membuktikan bahwa pemerintahannya bekerja untuk semua rakyat.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan di Aceh terus digenjot meskipun dirinya tidak memperoleh suara terbanyak di wilayah itu. Prabowo menyatakan hal tersebut merupakan tanggung jawabnya sebagai presiden yang dipilih oleh rakyat Indonesia secara keseluruhan. Ia menilai persatuan nasional harus dijaga tanpa mempersoalkan perbedaan pilihan politik pada masa pemilu.

Dalam kesempatan tersebut Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengesampingkan sekat-sekat politik dan sejarah yang berpotensi memecah belah. Ia menegaskan tidak ada relevansi latar belakang partai dalam upaya membangun Indonesia secara bersama-sama.

Sebelumnya Prabowo juga pernah menyampaikan hal serupa terkait berjalannya program MBG di Aceh dan Sumatera Barat saat berpidato dalam perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta pada 5 Januari 2026. Kala itu ia kembali menegaskan bahwa program unggulan pemerintah tetap diberikan kepada seluruh daerah tanpa pengecualian.

Rapat koordinasi nasional 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri tersebut dihadiri ribuan pejabat dari tingkat pusat hingga daerah. Sekitar 4.473 peserta hadir termasuk kepala daerah provinsi kabupaten dan kota serta unsur forum koordinasi pimpinan daerah seperti DPRD Kepolisian Kejaksaan dan TNI dari berbagai wilayah di Indonesia.

Reporter: Sutomo
Back to top