Pencarian

Disdikbud Banda Aceh Pugar Kompleks Makam Siti Ula Syah, Merawat Cagar Budaya di Tengah Kota

Sabtu, 30 Mei 2026 • 12:35:02 WIB
Disdikbud Banda Aceh Pugar Kompleks Makam Siti Ula Syah, Merawat Cagar Budaya di Tengah Kota
Tim Disdikbud Banda Aceh memulai pemugaran kompleks Makam Siti Ula Syah sebagai upaya pelestarian cagar budaya.

BANDA ACEH — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh memulai proses pemugaran kompleks Makam Siti Ula Syah, salah satu cagar budaya yang berada di kawasan padat penduduk. Pemugaran difokuskan pada perbaikan struktur bangunan makam yang mulai rapuh dimakan usia dan cuaca.

Pemugaran sebagai Upaya Menyelamatkan Sejarah

Kepala Disdikbud Banda Aceh, Sulaiman, mengatakan bahwa pemugaran ini merupakan bagian dari program perawatan cagar budaya secara berkala. Menurutnya, kompleks makam Siti Ula Syah memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi masyarakat Aceh, terutama dalam konteks penyebaran Islam di wilayah pesisir.

"Kami tidak ingin situs ini hilang begitu saja. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga warisan leluhur," ujar Sulaiman.

Lokasi Strategis dan Nilai Historis

Kompleks makam yang berada di kawasan Peunayong ini kerap dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. Siti Ula Syah sendiri dikenal sebagai ulama perempuan yang berperan dalam dakwah di Aceh pada abad ke-17. Keberadaan makam ini menjadi salah satu bukti peradaban Islam yang berkembang pesat di Banda Aceh sejak masa Kesultanan.

Pemugaran meliputi perbaikan dinding, lantai, serta ornamen khas Aceh yang menghiasi nisan dan bangunan makam. Disdikbud juga melibatkan ahli konservasi untuk memastikan material yang digunakan sesuai dengan aslinya.

Anggaran dan Target Penyelesaian

Proyek pemugaran ini menggunakan anggaran dari APBK Banda Aceh tahun berjalan. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam beberapa pekan ke depan, menjelang musim ziarah yang biasanya meningkat pada akhir pekan dan hari besar keagamaan.

Disdikbud juga berencana memasang papan informasi di lokasi makam agar pengunjung bisa mengetahui sejarah dan nilai penting situs tersebut.

Komitmen Merawat Cagar Budaya di Banda Aceh

Banda Aceh memiliki puluhan cagar budaya yang tersebar di berbagai kecamatan. Sebagian besar berupa makam kuno, masjid bersejarah, dan benteng peninggalan kolonial. Namun, tidak semua situs mendapat perawatan optimal karena keterbatasan anggaran dan sumber daya.

Pemugaran Makam Siti Ula Syah diharapkan menjadi contoh bagi pengelolaan cagar budaya lainnya di Aceh. Disdikbud juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan melaporkan jika menemukan kerusakan pada situs bersejarah di lingkungan mereka.

Bagikan
Sumber: theacehpost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks