Longsor Batu di Gunung Kerambil Aceh Selatan, Lalin Tapaktuan-Abdya Lancar

Penulis: Riswan Batubara  •  Senin, 04 Mei 2026 | 13:54:01 WIB
Personel Polres Aceh Selatan mengamankan lokasi longsor batu di Gunung Kerambil, Minggu (3/5/2026).

ACEH SELATAN — Personel Polres Aceh Selatan mengamankan lokasi jatuhnya material batu di ruas Jalan Nasional Tapaktuan–Abdya kawasan Gunung Kerambil, Minggu (3/5/2026). Material dari lereng gunung tersebut tiba-tiba jatuh menutupi sebagian badan jalan tepat di jalur turunan Dusun Sawang Bunga, Kecamatan Samadua.

Peristiwa ini sempat mengganggu kelancaran arus kendaraan yang melintas dari arah Tapaktuan menuju Aceh Barat Daya maupun sebaliknya. Beruntung, gerak cepat petugas di lapangan memastikan tidak terjadi antrean panjang di titik rawan tersebut.

Sinergi TNI-Polri Amankan Jalur Nasional Samadua

Sejumlah personel dari Polsek Samadua bersama Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Selatan dan Babinsa Koramil Samadua dikerahkan ke lokasi sesaat setelah kejadian. Petugas langsung melakukan pengaturan lalu lintas guna menjamin keselamatan pengguna jalan yang melintas di bawah lereng gunung.

Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah melalui Kasi Humas Ipda Isnaidi mengonfirmasi bahwa penanganan di lapangan dilakukan secara terpadu. Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Aceh Selatan untuk proses pembersihan material.

Evakuasi Material dan Pemulihan Arus Kendaraan

Hingga Minggu siang, situasi di kawasan Gunung Kerambil dilaporkan mulai kondusif. Material batu yang sempat menutupi separuh badan jalan dibersihkan agar fungsi jalan nasional kembali optimal bagi kendaraan bermotor, terutama di jalur turunan yang licin.

Meskipun material sempat menghambat laju kendaraan, arus lalu lintas tetap mengalir berkat sistem pengaturan manual. Polisi terus memantau pergerakan lereng guna mengantisipasi kemungkinan adanya batu jatuh susulan yang dapat membahayakan warga.

Waspada Potensi Longsor di Titik Rawan Aceh Selatan

"Kejadian tersebut merupakan fenomena alam di wilayah pegunungan yang memiliki potensi kerawanan batu jatuh," kata Ipda Isnaidi, Minggu (3/5/2026).

Pihak kepolisian meminta para sopir angkutan umum maupun pribadi untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur pegunungan di Aceh Selatan. Kondisi geografis wilayah ini menjadi faktor utama yang sering memicu jatuhnya material ke badan jalan secara tiba-tiba.

"Ia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut, terutama di titik-titik rawan," ujarnya.

Saat ini, arus lalu lintas di lintas Tapaktuan–Abdya telah kembali normal sepenuhnya. Petugas Kepolisian tetap melakukan pemantauan rutin di lokasi guna memastikan keamanan masyarakat pengguna jalan di wilayah hukum Polres Aceh Selatan.

Reporter: Riswan Batubara
Back to top